Signal Sempat Keok Gegara Kebanjiran Pengguna Baru


Ahad, 17 Januari 2021 - 16:45:54 WIB
Signal Sempat Keok Gegara Kebanjiran Pengguna Baru Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Aplikasi pesan instan Signal menyatakan sempat mengalami gangguan teknis selama beberapa hari akibat kelebihan muatan atau overload server pada Jumat (15/1) kemarin. Kebanjiran pengguna diduga imbas banyaknya pengguna WhatsApp yang ganti aplikasi, salah satunya ke Signal.

Melalui akun Twitter, aplikasi Signal mengaku menerima jutaan pengguna baru setiap hari hingga harus menambah server baru dan kapasitas ekstra.

Baca Juga : Pengalihan Kepemilikan 6.050 Menara Telekomunikasi Rampung

"Kami telah menambah sejumlah server baru dan kapasitas ekstra dengan kecepatan rekor setiap hari di pekan ini tanpa henti, tetapi hari ini (server) bahkan melampaui proyeksi paling optimistik kami. Jutaan demi jutaan pengguna baru mengirimkan pesan bahwa privasi itu penting. Terima kasih atas kesabaran Anda," kata Signal.

Dilansir Androidpolice, gangguan yang dialami pengguna Signal dalam beberapa hari terakhir dilaporkan berbeda-beda. Sebagian pengguna Signal mengalami masalah bahkan saat hendak melakukan log in.

Baca Juga : Luncurkan Program Konektivitas Digital 2021, Presiden Jokowi Minta Palapa Ring Tersambung ke Rumah

Beberapa pengguna mengaku tidak dapat mengirim pesan, dan sebagian orang lainnya mengaku tidak dapat menerima pesan.

Pada Minggu (17/1), Signal kembali memberitahukan para penggunanya bahwa layanan telah kembali normal.

Baca Juga : Begini Cara Kerja Peringatan Virtual Police di Medsos agar Postingan Warganet Nggak Kebablasan

"Signal sudah kembali! Seperti underdog yang menjalani pelatihan, kami telah banyak belajar sejak kemarin dan kami melakukannya bersama. Terima kasih kepada jutaan pengguna Signal baru di seluruh dunia atas kesabaran Anda," papar Signal.

Ditegur Elon Musk

CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, bahkan ikut angkat bicara soal gangguan teknis yang dialami Signal. Sebelumnya Elon Musk termasuk orang yang gencar meminta pengguna WhatsApp untuk pindah ke Signal.

Baca Juga : WhatsApp Ungkap Konsekuensi Jika Tolak Aturan Privasi di 15 Mei

Musk mengatakan server-side code atau teknik yang digunakan dalam pengembangan web Signal terlalu padat aktivitas. Hal itu diutarakan Musk melalui kicauan Twitter merespons pernyataan Signal.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : cnnindonesia
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]