Vaksin Sumbar Diprioritaskan untuk Nakes yang Belum Terkonfirmasi Covid-19


Ahad, 17 Januari 2021 - 18:25:41 WIB
Vaksin Sumbar Diprioritaskan untuk Nakes yang Belum Terkonfirmasi Covid-19 Pendistribusian vaksin.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Tenaga Kesehatan (nakes) merupakan salah satu golongan yang pertama divaksin. Khusus di Sumatera Barat (Sumbar) ada sekitar 9.000 lebih nakes yang akan divaksin dalam beberapa waktu ke depan. Untuk tahap pertama akan diberikan kepada 500 nakes. Untuk tenaga kesehatan yang akan divaksin adalah mereka yang belum pernah terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr Feri Mulyani Hamid mengatakan, sejauh ini belum ada penolakan peogram vaksinasi dari tenaga kesehatan di Sumbar. Namun akan ada sanksi etik yang diberikan oleh oranisasi masing-masing profesi kesehatan.

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Positif: 300, Sembuh: 302, dan Meninggal Dunia 3 Orang

"Jika ada tenaga kesehatan yang tidak mau divaksin ada sanksi etik yang diberikan masing-masing organisasi," kata Feri, seperti ditayangkan melalui Youtube PadangTV, dilansir Minggu (17/1/2021).

Feri menyebutkan proses vaksinasi ini akan dilakukan di sejumlah sarana kesehatan yang ada, seperti rumah sakot, puskesmas, dan sarana berbagai lainnya oleh vaksinitator. Seperti diketahui Sumbar mendapat 18.000 dosis vaksin Sinovac.

Baca Juga : Kapolda Sumbar: Hingga 5 Mei 2021, Denda Operasi Yustisi Capai Rp80 Juta

72 Faskes Divaksin

Sebelumnya, Feri mengatakan pemberian vaksinasi akan dilakukan di 72 fasilitas kesehatan. Sebanyak 72 fasilitas kesehatan yang menjadi tempat pemberian vaksin Covid-19 seperti, Puskesmas, klinik-klinik yang telah atau belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Lalu, juga ada di beberapa rumah sakit di wilayah Kota Padang dengan sasaran maksimal sebanyak 592.168 orang dengan usia rata-rata 18-59 tahun. Dijelaskannya, adapun untuk alur pelaksanaan proses vaksinasi yaitu melalui 5 tahapan. Pertama peserta vaksinasi harus melakukan registrasi.

Selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan dan baru penyuntikan vaksin Covid-19. Setelah itu pengentrian data secara elektronik dan di observasi.

"Kita tentu berharap, semoga penggunaan vaksin Covid-19 ini berjalan dengan lancar. Karena pelaksanaannya akan dipantau sepenuhnya oleh kita di Dinas Kesehatan Kota Padang dan juga instansi terkait lainnya," harapnya.

Berdasarkan data yang dirilis dari Dinas Kesehatan Kota Padang, terkait jumlah kasus Covid-19 di Kota Padang sampai saat ini per tanggal 14 Januari 2021 telah mendapati sebanyak 12.933 orang total warga Kota Padang yang telah terpapar positif Covid-19. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]