Haji Permata Tewas Ditembak, Massa KKSS akan Unjuk Rasa ke Kanwil DJBC Kepri


Ahad, 17 Januari 2021 - 20:01:27 WIB
Haji Permata Tewas Ditembak,  Massa KKSS akan Unjuk Rasa ke Kanwil DJBC Kepri Ketua KKSS Kota Batam, Masrur Amin. (damri/haluankepri.com)

BATAM,HARIANHALUAN.COM-Tuntut keadilan atas  ditembaknya Haji Permata hingga tewas, massa aksi dari paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Batam, bakal melakukan demonstrasi  ke kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri di Karimun pada Rabu lusa (20/1/2021).

Warga bugis yang akan datang ke kantor DJBC di Karimun itu rencanaya tidak hanya dari Batam, namun juga dari berbagai daerah, diantaranya dari Tembilahan, Kuala Enok dan Guntung. Sementara dari Batam seribu orang sudah siap untuk berangkat dalam aksi tersebut.

Baca Juga : Indra Helmi Pimpin SMSI Kota Batam

“Cuma karena saat ini masih pandemi covid-19, maka jumlahnya akan dibatasi nanti. Surat untuk pemberitahuan aksi sudah kita buat dan segera akan diberikan kepada Polda Kepri,” ucap ketua KKSS Kota Batam, Masrur Amin, kepada Haluanriau.com di rumah duka di Perumahan Bellavista Residance Taman Baloi Batam Kota, Sabtu (16/1/2021) malam. 

Disampaikan Masrur, tujuan dari aksi itu adalah untuk mempertanyakan kenapa Bea Cukai melakukan tembakan yang dinilai melanggar HAM kepada almarhum Haji Permata.

Baca Juga : Dibangun dengan Dana Rp60 Miliar, Dermaga II Telaga Punggur Diresmikan Menhub

“Selain itu, kita juga akan mempertanyakan kenapa jenazah Haji Permata tidak diserahkan kepada keluarga setelah dilakukan penembakan itu. Kemudian pihaknya juga minta pihak Bea Cukai untuk melakukan proses hukum terhadap petugas Bea Cukai yang sudah melakukan penembakan tersebut,” ucapnya lagi.

“Kita minta seluruh pihak yang terlibat dalam penembakan Pak Haji Permata diproses secara hukum dan termasuk kepala Kanwil Bea Cukai Kepri,” ujar Masrur.

Baca Juga : Resmi Dilantik, Ansar-Marlin Percepat Pemulihan Ekonomi Kepri

Menurutnya, rilis yang sudah dikeluarkan Bea Cukai terkait kejadian penembakan Haji Permata tersebut dinilai mengada-ada dan direkayasa.

“Sementara itu, hingga jenazah Haji Permata dimakamkan, tidak ada pihak Bea Cukai yang ada datang kerumah duka dan menyatakan bahwa oknum yang sudah bersalah akan diproses secara hukum,” tuturnya lagi.

Baca Juga : Besok, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina Dilantik Jadi Gubernur dan Wagub Kepri

Diberitakan sebelumnya, seorang pengusaha ternama di Batam, Haji Permata meninggal dunia diduga ditembak oleh Bea Cukai di perairan Sungai Bela Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau pada, Jumat (15/1/2020) pagi.

Kemudian jenazah mantan ketua paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu langsung dibawa ke Batam pada hari itu juga, yakni pada pukul 18.27 WIB sampai di Batam dengan menggunakan kapal kayu.

Saat sampai di pelabuhan rakyat di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam jenazah disambut langsung oleh keluarga serta karib kerabatnya dan kemudian langsung dibawa pakai mobil ambulance ke rumah duka. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluankepri.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]