Terkait Palang Pintu Kereta Api, PT. KAI dan Dishub Main Lempar Bola


Senin, 18 Januari 2021 - 21:52:01 WIB
Terkait Palang Pintu Kereta Api, PT. KAI dan Dishub Main Lempar Bola Perlintasan kereta api tanpa palang di Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan data yang ada, sepanjang tahun 2020, sebanyak 21 kecelakaan Kereta Api (KA) dan satu kecelakaan di tahun 2021 terjadi di perlintasan sebidang yang terdiri dari perlintasan resmi tanpa palang pintu dan perlintasan liar. Penanganannya, untuk perlintasan resmi tanpa palang adalah wewenang PT KAI, sedangkan perlintasan liar adalah wewenang Pemerintah Daerah (Pemda).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri mengatakan, untuk perlintasan resmi masih banyak yang belum diberi palang pintu. "Hingga kini masih banyak perlintasan resmi yang belum dipasang palang pintu, itu merupakan wewenang PT KAI," kata Dian Fakri.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Selasa 09 Maret 2021

Tapi kalau perlintasan tidak resmi, kata dia, memang tidak ada wewenang PT KAI. Namun, saat ini Pemko Padang belum bisa memasang palang karena tidak gampang dan tidak semudah yang dipikirkan. "Memasangnya gampang, tim petugas yang mengangkatnya, siang malam. Berapa shift itu menunggu disana. Jadi, tidak segampang itu," imbuhnya.

Ditambahkannya, kalau masyarakat ingin membuka perlintasan di dekat rumahnya, silakan berembuk dengan LPM masing-masing untuk berjaga di perlintasan karena pihaknya memang belum bisa untuk memasang palang. "Jadi, kedepannya masyarakat berhati-hati setiap mau melintas. Lihat rambu-rabu, berhenti dulu, lihat kiri kanan, kalau sudah aman baru menyeberang," imbuhnya.

Baca Juga : Pantai Air Manis Padang Masih Lengang, Omset Pedagang Anjlok

Sebelumnya, Humas PT KAI Divisi Regional II, Ujang Rusen Permana menyebutkan, untuk menjadikan perlintasan liar jadi perlintasan liar bukanlah wewenangnya. "Itu bukanlah wewenang kami. Kalau dari PT KAI sebagai operator tentunya tidak ingin ada perlintasan sebidang (crossing antara jalan kereta dan jalan raya) agar aspek keselamatan lebih terjamin," katanya.

Kemudian diinformasikan, selama dalam tahun 2020, telah terjadi 21 kecelakaan di Pprlintasan sebidang KA. Hingga akhir November 2020, tercatat jumlah korban meninggal sebanyak 5 orang dan luka-luka 3 orang pada kecelakaan di perlintasan sebidang. Baru-baru ini, KA Minangkabau Express hantam Bus Trans Padang perlintasan tanpa palang pintu di kawasan Kelurahan Batipuah Panjang, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Rabu (13/1/2021). (*)

Baca Juga : Demam Tanaman Hias di Padang Terus Meluas

Reporter : Buliza Rahmat | Editor : Agoes Embun
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]