40 Jenazah Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan


Selasa, 19 Januari 2021 - 11:11:16 WIB
40 Jenazah Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan 40 Jenazah Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 40 orang jenazah korban tertimbun tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat.

"Total korban meninggal yang berhasil ditemukan 40 jiwa, data ini sesuai dengan laporan warga yang kehilangan keluarga dan kerabatnya akibat kejadian longsor tersebut," terang Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga : Januari-Maret, 657 Bencana Landa Indonesia

keberhasilan operasi SAR ini berkat kolaborasi dan kerja sama yang baik antar seluruh elemen baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, relawan dan juga masyarakat.

Selain itu, data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Senin (18/1/2021) pukul 20.26 WIB, sebanyak 1.119 warga masih mengungsi di Lapangan Taman Burung dan mengungsi mandiri di tempat kerabat yang aman dari dampak longsor.

Baca Juga : HMI Tolak Keras Perpres Investasi Miras

Selain itu penanganan darurat masih terus dilakukan berdasarkan status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor tanggal 9 Januari - 29 Januari 2021 yang dikeluarkan oleh Bupati Sumedang.

Sebelumnya Kepala BNPB Doni Monardo telah memberikan bantuan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp1 miliar untuk penanganan darurat bencana longsor Sumedang.

Baca Juga : Selain Mobil dan Rumah, Menko Airlangga Siapkan Insentif untuk Hotel hingga Resto

Selain memberikan dukungan DSP, BNPB memberikan ribuan bibit pohon seperti pohon Sukun 500 buah, pohon Aren 500 buah, pohon Alpukat 350 buah, pohon Mahoni 1.500 buah dan Vetiver 5.000 guna dijadikan sebagai pencegahan dengan menanam pohon yang memiliki akar kuat, bermanfaat untuk mencegah terjadinya longsor dikemudian hari.

Kemudian BNPB juga memberikan dukungan untuk mengurangi penyebaran COVID-19, berupa Mesin PCR 1 unit, Mesin RNA 1 unit, PCR Test 5.000 buah, RNA Test 5.008 buah, VTM Test 5.000 buah, Swab Antigen Test 5.000 buah, dan masker kain 1.600 buah.

Baca Juga : Divonis 2 Tahun Penjara, Penyuap Rizal Djalil Masih Pikir-pikir Ajukan Banding

Sebagai informasi longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barati pada Sabtu (9/1/2021). Longsor terjadi dua kali, pertama pukul 16.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB.(*)

Reporter : Syafril Amir | Editor : Rahma Nurjana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]