Diseret Buaya Saat Ambil Wudhu, Warga Kampung Joding Ini Ditemukan Meninggal Dunia


Selasa, 19 Januari 2021 - 13:07:55 WIB
Diseret Buaya Saat Ambil Wudhu, Warga Kampung Joding Ini Ditemukan Meninggal Dunia Korban diduga diseret buaya berhasil ditemukan dan dievakuasi ke rumah duka.

PASBAR, HARIANHALUAN.COM--Hari ke Tiga pencarian korban yang diduga diterkam buaya di Jorong Kampung Joring, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat (Pasbar) akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung dengan jarak lebih kurang tiga kilometer dari tempat kejadian, Selasa (19/1/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Diketahui, sebelumnya pada Minggu (17/1), korban "R" (40) diduga diseret buaya saat mau mengambil wuduk di Sungai Batang Sikabau untuk melaksanakan shalat Zuhur yang berada dipinggir kebun korban.

Baca Juga : BMKG: Hujan Lebat akan Mengguyur Sejumlah Wilayah Sumbar hingga Besok

Kepala Badan BPBD Pasbar, H. Edy Busti melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, H. Deky H. Syaputra kepada haluan.com mengatakan, setelah sebelumnya melakukan pencarian bersama Basarnas, TNI/Polri, pihak kecamatan dan masyarakat, akhirnya korban dapat ditemukan pada hari ke tiga pencaraian korban.

"Alhamdulillah, pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wib, korban sudah dapat kita temukan dengan kondisi mengapung sekitar tiga kilo meter dari lokasi kejadian,"ujarnya.

Baca Juga : Bersiap Gelar Kuliah Tatap Muka, Bupati dan Wabup Tanah Datar Kunjungi IAIN Batusangkar

Deky menjelaskan, saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan utuh, namun terdapat luka-luka dibeberapa bagian tubuhnya. 

"Korban telah kita evakuasi kerumah duka dengan kondisi utuh, hanya terdapat luka-luka pada tubuh korban,"pungkasnya.

Baca Juga : Pistol G2 Combat Sukses Picu Kebanggaan Ketua DPRD Dharmasraya akan Karya Anak Negeri

Deky juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat pasbar khususnya yang berada dipinggiran sungai, agar senantiasa berhati-hati dan melihat kondisi terlebih dahulu sebelum masuk kedalam sungai. Begitu juga bagi masyarakat yang akan memancing agar memberikan jarak paling tidaknya 2 meter dari tepi sungai saat memancing.

"Kepada masyarakat agar dapat selalu waspada, serta hati-hati dan tidak menganggap sepele akan bahaya binatang buas, khususnya buaya yang memang banyak kami temukan disepanjang aliran sungai saat pencarian korban tiga hari belakangan ini," imbaunya. (*)

Baca Juga : Tingkatkan Silaturahmi, Kanminvetcad I/31 Batusangkar Gelar Anjangsana dan Beri Tali Asih ke Veteran

Reporter : Fadli | Editor : Heldi Satria
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]