Datang ke Lokasi Banjir di Kalsel, Ini Prioritas Presiden untuk Diperbaiki Segera


Selasa, 19 Januari 2021 - 15:10:37 WIB
Datang ke Lokasi Banjir di Kalsel, Ini Prioritas Presiden untuk Diperbaiki Segera Presiden RI Joko Widodo  meninjau lokasi terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kalsel, Senin (18/01/2021) siang. (Foto: Biro Pers Setpres/Lukas)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (19/1/2021), guna meninjau lokasi terdampak banjir di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Dalam keterangan persnya Presiden menyampaikan, kedatangan ke lokasi terdampak tersebut bertujuan untuk memastikan keadaan di lapangan, baik mengenai kerusakan infrastruktur maupun proses evakuasi dan suplai logistik bagi para korban banjir.

Terkait kerusakan infrastruktur, Kepala Negara menegaskan, telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera memperbaiki kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat bencana banjir tersebut, terutama infrastruktur jembatan yang menjadi penghubung antarwilayah.

Baca Juga : Diikuti 1.000 Karya Jurnalistik, PLN Journalist Award Tahun Pertama Sukses Menuai Antusiasme Awak Media

“Ada beberapa jembatan yang runtuh, seperti yang kita lihat di belakang ini, ini juga salah satu jembatan yang runtuh akibat banjir. Tadi saya sudah minta ke Menteri PUPR agar dalam 3-4 hari ini bisa diselesaikan, sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu,” ujarnya dilansir laman Setkab.go.id.

Sementara untuk evakuasi, disampaikan Presiden berdasarkan hasil peninjauannya telah tertangani dengan baik. Berkaitan dengan suplai logistik untuk pengungsi, Presiden mengingatkan hal tersebut sangat penting untuk dipastikan kelancarannya karena hampir 20 ribu masyarakat berada di dalam pengungsian.

Baca Juga : Sesalkan Rencana Pemerintah Impor Beras 1 Juta Ton, API: Akan Berdampak pada Kesejahteraan Petani

“Tiga hal tadi yang penting untuk kita lihat, sehingga kekurangan-kekurangan yang ada bisa dibantu dari Pemerintah Pusat selain juga dari logistik yang ada di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” tuturnya.

Dalam pernyataannya, Presiden kembali menyampaikan dukacita kepada korban bencana banjir tersebut. “Saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir di Kalimantan Selatan ini, semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya.

Baca Juga : Status Darurat COVID-19 Diperpanjang, Restoran dan Bar Wajib Tutup Jam 8 Malam

Banjir di Provinsi Kalimantan Selatan kali ini terjadi di hampir 10 kabupaten dan kota akibat luapan Sungai Barito karena curah hujan yang yang sangat tinggi selama hampir 10 hari berturut-turut. Sungai tersebut dapat menampung 230 juta meter kubik, namun akibat curah hujan yang tinggi ini jumlah debit air yang masuk mencapai 2,1 miliar meter kubik sehingga tidak tertampung dan meluap di 10 kabupaten dan kota.

Dalam peninjauan ini, Presiden didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Bupati Banjar Khalilurrahman. (*)

Baca Juga : Dijadikan Ketua PD Versi KLB, Ade Armando Minta Moeldoko Mundur dari Istana

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]