Telan Biaya Rp18 Miliar, Gedung Samsat Padang jadi yang Terakhir Dibangun Pasca Gempa 2009


Selasa, 19 Januari 2021 - 22:47:49 WIB
Telan Biaya Rp18 Miliar, Gedung Samsat Padang jadi yang Terakhir Dibangun Pasca Gempa 2009 Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan sejak terjadinya gempa 30 September 2009 yang menyebabkan kerusakan pada gedung Samsat yang berlokasi Khatib Sulaiman Nomor 43 dipindahkan di gedung sementara di Jalan Asahan Nomor 2, GOR. H. Agus Salim.

"Namun dengan perkembangan wajib pajak kantor sementara sudah tidak memadai lagi dalam melayani masyarakat sehingga harus ada peningkatan pada pelayanan pada wajib pajak kendaraan bermotor dengan membangun gedung baru yang lebih baik," terang Irwan, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga : Kunjungi Sekolah, Genius Umar Kenang Masa SMPnya

Irwan juga mengatakan gedung Samsat ini merupakan gedung yang terakhir dibangun di Pemerintahan Provinsi Sumbar pasca gempa di Sumbar yang sudah menelan anggaran sebesar Rp18.142.000.000.

"Untuk itu patut diberi apresiasi dan suatu kebanggaan kepada Badan Keuangan Daerah Provinsi Sumbar, juga Kepolisian khususnya Ditlantas telah melakukan peningkatan kepada publik melalui pelayanan di Samsat," ucap Irwan.

Baca Juga : Los Pasar Balai Naras Pariaman Sudah Ditempati Pedagang

Namun dari pada itu pelayanan publik yang prima dan mengedepankan kebutuhan masyarakat pelayanan harus ditingkatkan secara terus menerus Alhamdullah pada hari ini kita akan meresmikan gedung baru Samsat Padang.

"Dan juga tujuh tempat pelayanan Samsat empat antaranya ada di Pariaman, Kota Padang, Payakumbuh, Bukitinggi tiga lagi di mol pelayanan publik, Sicincin, dan di Kampus UPI kecamatan Lubuk Begalung Padang, juga akan diresmikan. Semoga penerimaan pelayanan pajak dapat bejalan lebih dengan baik," harap Irwan.

Baca Juga : Kunjungi Bonjol, Wabup Sabar AS Minta Pelaku Ekonomi Kreatif Diperhatikan

Lebih lanjut, Irwan juga meresmikan peningkat melalui Ilmu Teknologi (IT) dengan bersama Bank BNI dan Bank Nagari didukung oleh Perbankan sudah mempunyai aplikasi dengan gadget bisa membayar pajak dengan mudah. Dengan mengikuti teknologi menjadi suatu keniscayaan yang harus diikuti dari waktu ke waktu untuk tingkatkan kemajuan agar tidak tertinggal sehingga pelayanan menimbulkan kemajuan seiring kemajuan teknologi.

Sehingga menjauhi terjadinya praktek pungli akan lebih aman dan nyaman adanya aplikasi. Pelayanan prima dan akuntabilitas secara tunai tetapi pembayaran non tunai mendapatkan proses yang tidak berbelit Belit karena langsung serta mudah diakses.

Baca Juga : Hujan Tidak Merata, Hotspot Masih Terpantau di Sumbar

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Bank BNI, Bank Nagari yang telah bergabung, dalam pelayanan Samsat karena telah memberikan pelayan yang terbaik untuk masyarakat," ucap Irwan.(*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]