Serahkan SK CPNS 2019, Gubernur Sumbar: Masih Ada 78 Formasi yang Tidak Terisi 


Rabu, 20 Januari 2021 - 12:26:17 WIB
Serahkan SK CPNS 2019, Gubernur Sumbar: Masih Ada 78 Formasi yang Tidak Terisi  Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyerahkan SK CPNS di Lingkungan Pemprov Sumbar Formasi Tahun 2019, di Auditorium Gubernuran, Rabu (20/1/2021).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berpesan kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Sumbar untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, bersinergi dengan atasan dan rekan kerja,serta harus mengikuti aturan yang ada.

Hal itu disampaikan Irwan usai menyerahkan SK CPNS di Lingkungan Pemprov Sumbar Formasi Tahun 2019, di Auditorium Gubernuran, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga : Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman Gelar Silaturahmi

"Hari ini menyerahkan SK CPNS yang lulus pada tahun 2019 sejumlah 575 orang. Terdiri dari Tenaga Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PU, Peternakan, yang banyak dari pendidikan dan kesehatan," kata Irwan.

Irwan menyebutkan, saat ini Sumbar masih ada sebanyak 78 formasi CPNS yang tidak terisi. Untuk dokter speasilis tidak semuanya terisi sehingga masih ada yang kosong, dan ada juga yang tidak lulus passing grade.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Jika Dikelola dengan Baik akan Memberikan Keuntungan

"Mudah-mudahan yang ada ini bisa meng-back up kekosongan SDM ASN di provinsi yang mana hampir tiap tahunan jumlah pensiunannya ratusan,dan mudah-mudahan mereka menjadi andalan kita ke depan," harap Irwan.

Terkait upaya menutupi kekosongan ASN,Irwan menyebutkan caranya adalah dengan mendapatkan kuota dari pusat. Terlebih dahulu yang harus dilakukan adalah penyampaian syarat ke pusat, bahwa ada beberapa kekosongan ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.

Baca Juga : Dishub Kabupaten Pessel: Odong Odong Agar Tidak Beroperasi di Jalan Utama

"Terus ada visi, misi, perencanaan yang disampaikan ke BKN dan Menpan. Nanti mereka yang putuskan kita berapa dapatnya (kuota ASN)," ujar Irwan.

Karena formasi yang banyak kosong dokter spesialis, Irwan berpesan kepada Kepala Dinas Kesehatan Sumbar untuk dilakukan pendekatan dan pendataan kepada dokter spesialis yang ada. 

Baca Juga : Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah, Positivity Rate 7,50 Persen

"Dengan cara dilakukan pendekatan ini kepada dokter spesialis, mudah-mudahan kekosongan ini bisa terisi," ucap Irwan.

Lebih lanjut, kata Irwan, kalau guru dan formasi lain banyak yang daftar sampai 25.000 sehingga persaingannya ketat. Tapi dokter spesialis atau hal yang berkaitan dengan spesialis harus dicari, bisa jadi ada dokter spesialis yang tidak tahu pengumuman maka tidak daftar CPNS.

"Atau dalam bayangan mereka kalau sudah jadi PNS tidak bisa praktek, yang seperti ini perlu dilakukan pendekatan sehingga kekosongan formasi terpenuhi juga," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Rahma Nurjana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]