Gandeng ACT, Pemprov Sumbar Kirim Ribuan Ton Bantuan Pangan ke Sulbar dan Kalsel


Rabu, 20 Januari 2021 - 19:09:36 WIB
Gandeng ACT, Pemprov Sumbar Kirim Ribuan Ton Bantuan Pangan ke Sulbar dan Kalsel Kantor Gubernur Sumbar. Dok Harianhaluan.com

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar bekerja sama dengan Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam pengiriman bantuan pangan untuk korban bencana gempa Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir bandang ke Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Kita ikut dengan ACT, akan mengirim 1.000 ton pangan ke Kalsel dan Sulbar. Kita (provinsi) akan ikutan," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai menyerahkan SK CPNS di Lingkungan Pemprov Sumbar Formasi Tahun 2019, di Auditorium Gubernuran, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga : Kunjungi Sekolah, Genius Umar Kenang Masa SMPnya

Irwan menyebutkan, dirinya sudah menyurati Bupati dan Wali kota untuk ikut bersama mengirimkan bantuan yang berkoordinasi dengan ACT. Nantinya ACT bersama Biro Bina Mental dan Kesra Setda Provinsi Sumbar menggalang dana untuk korban benacan di Sulbar dan Kalsel.

"Nanti biro bintal kita berkoordinasi untuk menggalang (dana), kita Pemprov,pegawai juga ikutan nyumbang, tidak menutup kemungkinan juga kepada masyarakat," sebut Irwan.

Baca Juga : Los Pasar Balai Naras Pariaman Sudah Ditempati Pedagang

Irwan menambahkan, dari UNAND dan beberapa kelompok sudah datang ke Sulbar beberapa hari yang lalu. Untuk itu, bantuannya digalang secara bersama, baik dari Pemprov, hingga masyarakat.

Diketahui, sejumlah musibah bencana tengah melanda Tanah Air. Di antaranya bencana banjir bandang di Kalimantan Selatan dan gempa di Mamuju serta Majene di Sulawesi Barat. 

Baca Juga : Kunjungi Bonjol, Wabup Sabar AS Minta Pelaku Ekonomi Kreatif Diperhatikan

Musibah tersebut berdampak cukup parah bagi warga di lokasi bencana. Seperti banjir bandang yang merendam sebagian provinsi Kalsel, kerusakan parah di Mamuju dan Majene.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendali Operasi BNPB pada Sabtu (16/1/2021) pukul 02.00 WIB tercatat ada 3.571 rumah di Balangan yang terendam banjir di Kalsel. Banjir di Balangan disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi, yang menyebabkan meluapnya sungai Balangan dan Sungai Pitap.

Baca Juga : Hujan Tidak Merata, Hotspot Masih Terpantau di Sumbar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan menyebut, saat ini banjir masih belum surut, dengan tinggi muka air terpantau sekitar 50-150 sentimeter.

Sementara itu, BPBD Balangan melaporkan, tercatat ada 39.549 orang yang terdampak banjir dan saat ini sedang mengungsi. Adapun korban meninggal dunia akibat banjir Kalsel mencapai 15 orang. Gempa di Sulawesi Barat terjadi pada Kamis (14/1/2021). Gempa pembuka dengan magnitudo 5,9 terjadi di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kemudian disusul gempa kedua yang juga terjadi di Majene dengan magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1/2021) dini hari. BNPB melaporkan, hingga Minggu (17/1/2021) pukul 20.00 WIB, total korban meninggal akibat gempa Mamuju- Majene sebanyak 81 orang. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]