Sejumlah Pejabat di Kabupaten Pesisir Selatan Batal Divaksin


Kamis, 21 Januari 2021 - 08:40:10 WIB
Sejumlah Pejabat di Kabupaten Pesisir Selatan Batal Divaksin Sejumlah pejabat di Kabupaten Pessel dinyatakan batal divaksinasi. Hal tersebut disebabkan karena memiliki penyakit penyerta dan penyintas Covid-19.

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah pejabat di Kabupaten Pessel dinyatakan batal divaksinasi. Hal tersebut disebabkan karena memiliki penyakit penyerta dan penyintas Covid-19. Sebanyak 16 orang pejabat yang direncanakan divaksin, lima diantaranya batal disuntik.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Pesisir Selatan Rinaldi mengatakan, lima orang yang tidak bisa dilakukan vaksinasi tersebut adalah, Bupati Pessel, Kapolres Pessel, Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, dan Direktur RSUD Tapan.

Baca Juga : Wujudkan Pendidikan Berlalu Lintas, Polda Sumbar MoU dengan Disdik

"Ya, 5 pejabat itu batal dilakukan vaksinasi karena memiliki riwayat penyerta. Sebelumnya bupati juga pernah terkonfirmasi Covid-19 di Jakarta, sedangkan Kapolres saat ini sedang flu," katanya dikutip Kamis (21/1/2021).

Menurut Rinaldi, pejabat pertama yang divaksinasi Covid-19 adalah, Dandim 0311/Pessel, Letkol Inf. Gamma Arthadilla Sakti, selanjutnya Asisten III Hamdi, Direktur RSUD Painan, dr Sutarman.

Baca Juga : BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Hingga 3 Meter di Perairan Sumbar Sampai Besok

Sedangkan ia sendiri divaksin pada urutan ke empat. Ia menerangkan, proses vaksinasi berjalan lancar. Vaksinasi dilaksanakan dalam empat tahapan dengan mempertimbangkan ketersediaan waktu kedatangan, dan profil keamanan vaksin. 

Kelompok prioritas penerima vaksin adalah penduduk yang berdomisili di Indonesia berusia 18 sampai 59 tahun. Untuk tahapan vaksinasi Covid-19 akan dibagi menjadi empat tahapan.

Baca Juga : Sempat Terhenti, Pembangunan Monumen Bela Negara Segera Dilanjutkan

"Tahap pertama waktu pelaksanaan Januari sampai April 2021. Sasarannya adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan," terangnya.(*)
 

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Nova Anggraini
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]