Simak Penjelasan Kemenkes yang Sebut Vaksin Pfizer Tak Harus Diuji Klinis


Kamis, 21 Januari 2021 - 09:08:43 WIB
Simak Penjelasan Kemenkes yang Sebut Vaksin Pfizer Tak Harus Diuji Klinis Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Vaksin virus corona (Covid-19) buatan Pfizer belum tentu diuji klinis terlebih dahulu sebelum dipakai di Indonesia. Tak seperti vaksin Sinovac yang menjalani uji klinis beberapa kali dan melibatkan sejumlah relawan.

Diketahui, vaksin Pfizer menjadi sorotan di beberapa negara di dunia lantaran puluhan orang meninggal dunia usai disuntik vaksin tersebut.

Baca Juga : Kapolri Lantik 19 Perwira Tinggi, Sederet Tugas Menunggu

"Tidak semua pengeluaran izin obat dan vaksin harus dilakukan uji klinis," ucap Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (20/1).

Diketahui, vaksin Sinovac diberikan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) oleh BPOM setelah mendapatkan data interim tiga bulanan hasil uji klinis di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga : Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Enam Laskar FPI

Sementara untuk kasus Pfizer, EUA bisa saja diberikan oleh BPOM setelah menganalisa data hasil pemantauan vaksinasi Pfizer di luar negeri.

"Kalau BPOM sudah mendapatkan data pemantauan, bisa diberikan [EUA]," ujar Nadia.

Baca Juga : Pemerintah Luncurkan Kartu Prakerja Catin, LaNyalla: Modal Awal Persiapan Kehidupan Baru

Meski masih belum ada kejelasan kapan Pfizer akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Nadia menegaskan bahwa Kemenkes telah menetapkan penggunaan Pfizer.

Ketetapan penggunaan Pfizer dalam proses vaksinasi telah dimuat dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/12758/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, beleid tersebut diteken Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 28 Desember 2020 lalu.

Baca Juga : Setahun Pandemi, Ini 10 Provinsi di Jawa-Bali Konsisten Jadi Penyumbang Angka Covid-19 Terbanyak

"Rencana vaksinasi dengan Pfizer masih menunggu kepastian dari Pfizer sendiri, bisa juga ditanyakan ke Biofarma sebagai penyedia vaksin dan negosiator," kata Nadia.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksin dari PT Biofarma Bambang Heriyanto mengatakan vaksin Pfizer masih belum masuk ke Indonesia. Pihaknya juga mengatakan belum ada keputusan final terkait rencana pembelian vaksin dari Pfizer.

"Pfizer belum masuk ke Indonesia, belum ada keputusan final terkait rencana pembelian vaksin dari Pfizer," kata Bambang.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : cnnindonesia
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]