Maya Nabila, Dara Minang yang Menjadi Mahasiswa Termuda Program S3 ITB 


Kamis, 21 Januari 2021 - 12:06:32 WIB
Maya Nabila, Dara Minang yang Menjadi Mahasiswa Termuda Program S3 ITB  Maya Nabila

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Maya Nabila, berusia 21 tahun tercatat sebagai mahasiswa termuda pada jenjang pendidikan Strata-3 (S3) Institut Teknologi Bandung (ITB) pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2021/2022.

Dara Minang kelahiran Kota Padang, tanggal 9 Mei 1999 itu mengambil program studi Matematika pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB.

Baca Juga : Alur Pengambilan Toga Wisuda Politeknik Negeri Padang

”Perasaannya, yah senang sih ya, tetapi ini belum jadi apa-apa kan, baru menjadi mahasiswa termuda saat ini. Aku belum punya kontribusi apapun untuk kampus ataupun negara,” tutur Maya Nabila dilansir Harianhaluan.com dari laman ITB, Kamis (21/1/2021).

Maya Nabila memasuki SD dalam usia yang sangat muda, yaitu lima tahun dan pada saat jenjang SMA ia mengambil program akselerasi sehingga menamatkan pendidikan menengah tersebut dalam kurun waktu dua tahun. Kemudian ditambah lagi dengan lulus pendidikan sarjana kurang dari empat tahun.

Baca Juga : Segera Daftar! Batas Pendaftaran Wisuda Politeknik Negeri Padang Berakhir Besok

”Sejak dari dulu aku memang suka belajar hal baru dan alhamdulillah ada kesempatan lanjut S2/S3 dengan program PMDSU. Mungkin juga ada faktor lingkungan keluarga, soalnya papa juga kuliah sampai S3,” ucap Maya.

Saat melanjutkan S2 di ITB dengan beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Kemenristekdikti, ia sempat memiliki kendala, yaitu harus menyesuaikan pelajaran yang sebelumnya didapatkan saat mengambil studi sarjana pada Universitas Andalas program studi (prodi) matematika.

Baca Juga : Nadiem Siapkan Rp 2,6 Triliun untuk Kuota Internet Tahun Ini

Dia berharap dengan melanjutkan studinya di ITB bisa belajar lebih banyak, menambah jaringan sehingga dapat mengenal dunia luar, dan keluar dari zona nyaman.

“Aku punya cita-cita ingin jadi dosen, aku ingin mengajar dan membagikan ilmu yang aku dapatkan selama kuliah di ITB ini. Aku juga berharap di instansi manapun nanti aku berada, aku bisa memberi pengaruh positif di sana,” ujar Maya.

Baca Juga : Kasihan! Pelajar di Dusun Batu Bosa Hanya Gunakan Penerangan Lampu Togok

Target Maya yang paling dekat saat ini adalah menyelesaikan S3 tepat waktu, lalu mencari pekerjaan. Selain ingin menjadi seorang dosen yang baik, Maya berharap mempunyai kesempatan atau kemampuan untuk mendirikan sekolah. Terkhusus bagi orang yang tidak mampu karena menurutnya pendidikan itu penting.

“Membangun karakter dan pola pikir itu penting dalam hidup, mungkin ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari pendidikan nonformal, tetapi untuk hal tertentu seperti sosialisasi, sopan santun, perkembangan ilmu, dan teknologi bisa dibantu dengan menempuh pendidikan formal,” pesan Maya. (*)

Reporter : Sam | Editor : Heldi Satria
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]