Joe Biden Wajibkan Pemakaian Masker di Semua Gedung Federal


Kamis, 21 Januari 2021 - 14:38:56 WIB
Joe Biden Wajibkan Pemakaian Masker di Semua Gedung Federal Presiden terpilih Joe Biden (kanan) dan Dr. Jill Biden tiba di Crypt of the US Capitol untuk upacara pelantikan Presiden terpilih Joe Biden menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46 di Washington, DC, AS, 20 Januari 2021. Biden memenangkan pemilu 3 November 2020 untuk menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46.

HARIANHALUAN.COM - Presiden Joe Biden menandatangani perintah wajib memakai masker dan jarak fisik di semua gedung federal dan pengembangan program pengujian Covid-19 untuk karyawan federal, sebagai langkah pertamanya memerangi pandemi yang menewaskan lebih dari 400.000 orang Amerika.

Perintah Biden, yang pertama dia tandatangani pada Rabu (20/1) di Gedung Putih beberapa jam setelah menjabat, menyebut karyawan federal, karyawan kontrak, dan lainnya di gedung federal atau di tanah federal harus "memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mematuhi tindakan kesehatan masyarakat lain, sebagaimana dicantumkan dalam pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). 

Baca Juga : Awas! Ribuan Vaksin Palsu Corona Jaringan China Afsel Beredar

Pada Oktober, Biden berjanji mewajibkan bermasker di pesawat dan transportasi antarnegara bagian, tapi dia tidak mengambil tindakan itu pada Rabu. Perintah transportasi diperkirakan dikeluarkan Kamis, kata pejabat. Maskapai penerbangan AS, yang mewajibkan masker tanpa persyaratan hukum selama berbulan-bulan, mendukung mandat yang direncanakan Biden.

Perintah itu menambahkan bahwa pengujian itu akan "berdasarkan metrik transmisi komunitas dan membahas populasi yang akan diuji, jenis pengujian (dan) frekuensi pengujian, protokol kasus positif.

Baca Juga : Pertama di Dunia! Australia Berhasil Bikin Disinfektan Bunuh Covid-19 dalam 90 Detik

Biden mengatakan badan-badan federal dapat membuat pengecualian bagi keharusan bermasker, tetapi harus "memerlukan pengamanan alternatif yang sesuai."

Pemerintahan Biden harus menerapkan persyaratan pengujian baru untuk hampir semua penumpang pesawat udara internasional yang dimulai Selasa, mengikuti perintah CDC minggu lalu. Di bawah aturan baru, semua penumpang usia 2 tahun ke atas yang terikat dengan AS harus mendapatkan hasil tes Covid-19 negatif dalam tiga hari kalender perjalanan.

Baca Juga : Perhatian! Saudi akan Wajibkan Jemaah Haji Vaksinasi Covid-19

Pemerintahan Biden mengumumkan akan memberlakukan kembali larangan masuk pada sebagian besar warga non-AS yang baru-baru ini berada di Brazil, Inggris, Irlandia, dan sebagian besar benua Eropa.

Pemberlakuan itu diumumkan setelahDonald Trump, dalam salah satu tindakan terakhirnya sebagai presiden, mengeluarkan perintah pada Senin (18/1) mencabut larangan itu, yang berlaku efektif pada hari yang sama saat aturan pengujian baru berlaku.

Baca Juga : Berkat Vaksin, Akankah COVID-19 Berakhir di Penghujung 2021?

Juru bicara Biden Jen Psaki mengatakan pada Senin bahwa pemerintahan baru berencana "untuk memperkuat langkah-langkah kesehatan masyarakat seputar perjalanan internasional untuk lebih mengurangi penyebaran Covid-19. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : Republika
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]