Mantan Bupati Kampar Jefry Noer, Dijadwalkan Diperiksa KPK Kamis Ini


Kamis, 21 Januari 2021 - 14:49:20 WIB
Mantan Bupati Kampar Jefry Noer, Dijadwalkan Diperiksa KPK Kamis Ini Mantan Bupati Kampar, Jefry Noer. (Ist-Haluanriau.co)

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Mantan Bupati Kampar, Provinsi Riau, Jefry Noer akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan dijadwalkan Kamis siang ini di Pekanbaru.

Pemeriksaan yang sudah dijadwalkan KPK itu,  terkait perkara dugaan korupsi proyek jembatan Waterfront City, Bangkinang. Selain Jefry,  lembaga antirasuah itu juga memeriksa mantan Ketua DPRD setempat Ahmad Fikri  dan Indra Pomi Nasution. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru itu diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kampar.

Baca Juga : Tim Pengacara Bakal Dampingi Tiga Mahasiwa Unilak yang Dipecat

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, ketiga mantan pejabat di Negeri Sarimadu itu, diperiksa dalam statusnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Adnan.

“Hari ini dijadwalkan saksi tindak pidana korupsi pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City Multiyears pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016,” ujar Ali Fikri melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, siperti dilansir Haluanriau.co, Kamis (21/1).

Baca Juga : FKPMR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Riau

“Jefry Noer, swasta (Bupati Kabupaten Kampar periode tahun 2011-2016), Indra Pomi Nasution, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar tahun 2015-2016, dan Ahmad Fikri, swasta, mantan Ketua DPRD Kabupaten Kampar tahun 2014,” sambungnya.

Untuk memeriksa ketiga saksi itu, penyidik KPK harus datang langsung ke Kota Pekanbaru. Pemeriksaan dilakukan di Mapolda Riau.

Baca Juga : Jumat, Tiga Kepala Daerah Terpilih Dilantik Gubernur

Lanjut dia, ketiga saksi itu menjalani pemeriksaan di Kota Pekanbaru, dengan mengambil tempat di bekas Mapolda Riau.

“Pemeriksaan di Kepolisian Daerah Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 235, Pekanbaru, Riau,” sebut pegawai KPK berlatar belakang Jaksa itu.

Baca Juga : Riau Kebut Produksi Beras Hingga Capai Taget 331.237 Ton

Dari informasi yang dihimpun Haluanriau.co,  ketiga orang itu pernah diperiksa sebelumnya.

Dalam perkara ini, penyidik KPK telah menetapkan dua orang tersangka. Yaitu, Adnan (ADN) yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan proyek yang bermasalah itu, dan I Ketut Suarbawa (IKT), Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (Persero) Tbk/Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]