Jelang Sidang di MK, KPU Solok Kembali Membuka 363 Kotak Suara


Kamis, 21 Januari 2021 - 18:31:04 WIB
Jelang Sidang di MK, KPU Solok Kembali Membuka 363 Kotak Suara Dok KPU Solok

SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menjadwalkan sidang gugatan pemohon atas nama Candra-Yulfadri dan KPU Kabupaten Solok sebagai termohon. Jadwal sidang dilakukan pada Selasa (26/1/2021) pukul 13:30 WIB disidangkan untuk Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Solok.

Perkara dengan nomor 77/PHP.BUP-XIX/2021 dikuasakan kepada 5 orang yaitu Rudi Harmono, Mevrizal, Arif Rahman, Danil Mulia, dan Febrio Lina.

Baca Juga : Sidang Pembuktian Gugatan Pilgub Kabupaten Solok Selesai, Diputuskan pada Maret

Jelang persidangan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok kembali membuka 363 kotak suara dibuka untuk pengambilan alat bukti yang akan dihadirkan pada persidangan gugatan terkait perselisihan suara di Mahkamah Konstitusi.

Komisioner KPU Kabupaten Solok, Yusrial Dhani mengaku, dibukanya kotak suara adalah untuk menghadapi sidang di MK. Tentu dalam persidangan, ketua majelis meminta untuk menghadiri barang bukti dan lainnya.

Baca Juga : Pelantikan Kepala Daerah, Segeralah Tunaikan Janji-janji Politik!

"Kami dari KPU atau pihak pemohon akan menghadirkan alat bukti sebagai bentuk pertanggungjawaban keputusan terkait hasil rekapitulasi ditingkat kabupaten," katanya, Kamis (21/1/2021).

Kemudian terkait pelantikan pemenang, Yusrial mengaku tidak memiliki kewenangan. Tapi jelas, pihaknya akan menuntaskan pelaksanaan sidang di MK, kalau sampai pada akhir tahapan sidang yakni pada 24 Maret 2021.

Baca Juga : Sutan Riska, Bupati Dharmasraya Termuda dan Juga Seorang Raja

"Ketika sudah ada ketetapan, KPU akan menindaklanjuti putusan itu. Jika KPU menang, dalam artian bisa mempertanggungjawabkan SK yang sudah dikeluarkan, tentu kami akan tetapkan calon terpilih," imbuhnya.

"Kemudian terkait permohonan yang diajukan Paslon ke MK, menurut versi KPU semua gugatan tersebut tidak benar dalil-dalil dalam permohonan juga tidak benar," katanya.

Baca Juga : Sertijab Gubernur, Mahyeldi: Pembangunan Sumbar Penuh Tantangan, OPD Harus Pakai Gigi 2

Sementara Ketua KPU Kabupaten Solok, Gadis mengatakan siap menghadapi persidangan di MK dan menetapkan penasehat hukum untuk mendampingi KPU pada persidangan tersebut.

"Untuk PH masih dalam proses pengadaan melalui pokja KPU Provinsi Sumbar sesuai dengan ketentuan," katanya.

Reporter : Buliza Rahmat | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]