Agar Kopi Jadi Minuman Lebih Sehat, Ini 8 Cara Mengonsumsinya


Jumat, 22 Januari 2021 - 06:21:52 WIB
Agar Kopi Jadi Minuman Lebih Sehat, Ini 8 Cara Mengonsumsinya Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Apa minuman yang paling populer di dunia? Tentu saja kopi. Minum kopi dapat menghilangkan rasa kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan. Hal ini membuat minum kopi di pagi hari memang sudah menjadi 'ritual' banyak orang.

Dikutip dari detikcom, tak hanya membangkitkan semangat, kebiasaan minum kopi setiap hari dapat membantu menangkal sejumlah penyakit. Dikutip dari Health, kopi dapat mencegah penyakit diabetes tipe 2, Parkinson, serta kanker payudara.

Baca Juga : Bertemu dengan Orang yang Sedang Bad Mood? Hadapi dengan 3 Cara Ini

Akan tetapi, mengonsumsi terlalu banyak kopi juga tidak baik untuk tubuh. Ada beberapa efek samping yang biasanya dikeluhkan seseorang setelah minum kopi, seperti sulit tidur, gelisah, hingga jantung berdetak lebih cepat.

Namun tak perlu khawatir, ada banyak cara untuk mengonsumsi kopi menjadi minuman yang lebih sehat. Berikut cara mengonsumsi kopi menjadi minuman yang lebih sehat, yang dikutip dari Healthline.

Baca Juga : Aplikasi Zoom Sukses Bawa Li Ka Shingi Kembali Menjadi Orang Terkaya

1. Hindari minum kopi di atas jam 14.00

Kafein adalah stimulan, yang merupakan salah satu alasan utama mengapa kopi sangat populer. Ini memberi Anda sentakan energi dan membantu tetap terjaga ketika merasa lelah.

Baca Juga : Fantastis! Secangkir Kopi Ini Harganya Capai Rp 2,8 Juta

Namun jika minum kopi di sore hari, hal itu bisa mengganggu kualitas tidur. Tentunya, ini dapat memberikan efek buruk baik kesehatan.

Sebagai alternatif, pilih kopi tanpa kafein atau pilih secangkir teh, yang mengandung kafein jauh lebih sedikit daripada kopi.

Baca Juga : Ini Dia 8 Anime Terbaik yang Mirip dengan Attack on Titan

2. Hindari menambahkan gula
Hindari menambahkan gula ke kopi. Saat mengubah kopi menjadi minuman manis, Anda mungkin menghilangkan manfaat kesehatannya secara keseluruhan.

Kandungan gula, terutama karena tingginya jumlah fruktosa, dikaitkan dengan semua jenis penyakit serius seperti obesitas dan diabetes. Bagi yang tidak tahan dengan rasa pahit kopi, gunakan pemanis alami.

3. Gunakan kopi organik
Kualitas kopi dapat sangat bervariasi tergantung pada metode pengolahan dan bagaimana biji kopi ditanam. Biji kopi cenderung disemprot dengan pestisida sintetis dan bahan kimia lain yang tidak pernah direkomendasikan untuk dikonsumsi manusia.

Sebagai alternatif, gunakan kopi organik yang bebas dari pestisida.

4. Hindari minum kopi terlalu banyak
Minum kopi terlalu banyak dapat menyebabkan efek samping yang merugikan. Namun, ini tergantung pada jumlah kafein yang dikonsumsi dan toleransi kafein pada individu.

Health Canada merekomendasikan minum kopi tidak lebih dari 2,5 mg per kilogram berat badan per hari. Mengingat bahwa secangkir kopi rata-rata mungkin mengandung sekitar 95 mg kafein, ini setara dengan sekitar dua cangkir kopi per hari untuk seseorang dengan berat 80 kg.

5. Tambahkan kayu manis

Kayu manis adalah bumbu lezat yang cocok untuk dicampurkan dengan rasa kopi. Sebuah studi menunjukkan bahwa kayu manis dapat menurunkan glukosa darah, kolesterol dan trigliserida pada penderita diabetes.
Jika membutuhkan kopi yang lebih berasa, coba tambahkan sejumput kayu manis.

6. Hindari menggunakan krim rendah lemak
Krim rendah lemak melalui pemrosesan mendalam dan mungkin mengandung bahan-bahan yang meragukan. Alih-alih menggunakan krim rendah lemak, cobalah untuk menggunakan krim yang terbuat dari susu sapi organik.

7. Tambahkan kakao
Kakao kaya akan antioksidan dan dikaitkan dengan semua jenis manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko penyakit jantung. Cobalah untuk tambahkan sedikit bubuk kakao ke kopi untuk menambah rasa.

8. Menyeduh kopi dengan kertas filter
Kopi mengandung kafestol, senyawa yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Namun tak perlu khawatir, Anda dapat menurunkan jumlah kafestol dalam kopi dengan menggunakan kertas filter.

Menyeduh kopi dengan kertas filter secara efektif dapat menurunkan jumlah kafestol tanpa menghilangkan kafein dan antioksidan. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]