Penerima Vaksin Covid Harus Disuntik Ulang, Ini Alasannya


Jumat, 22 Januari 2021 - 16:58:47 WIB
Penerima Vaksin Covid Harus Disuntik Ulang, Ini Alasannya Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Para penerima vaksin diharuskan menerima suntikan lagi di masa depan. Sebab ternyata vaksin yang ada saat ini tidak menimbulkan daya tahan tubuh seumur hidup.

"Ada waktu di mana daya tahan tubuh yang ditimbulkan atau disiapkan dari vaksin tersebut akan berkurang atau habis. Sehingga dibutuhkan vaksinasi lagi atau boostering di kemudian hari," kata Menteri Riset dan Teknologi serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional RI, Bambang Brodjonegoro dalam Webinar Tantangan dan Kebijakan Vaksin Merah Putih Covid-19, Jumat (22/1/2021), dilansir cnbcindonesia.com.

Baca Juga : Jokowi Resmi Hapus IMB dan Diganti dengan PBG, Apa Itu?

Menurut Indra Budiansyah yang merupakan bagian tim pengembangan vaksin Oxford-Astrazeneca Inggris, ada sejumlah pertanyaan terkait vaksin, salah satunya mengenai performa efikasi dalam waktu lama. Sebab menurutnya vaksin yang ada saat ini hanya memiliki data efikasi dalam waktu setengah tahun saja.

"Karena kita tahu vaksin yang di-rollout (disuntikkan) sekarang itu baru memiliki data efikasi enam bulan," kata dia.

Baca Juga : Lowongan Kerja Pekan Ini: 2 BUMN Cari Posisi Ini

Sebagai informasi, enam lembaga dan Universitas yang ikut dalam konsorsium vaksin Merah Putih yakni Eijkman, LIPI, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia dan Institut teknologi Bandung. Pengembangan ini menggunakan platform yang berbeda.

Bambang menjelaskan jika perbedaan platform ini salah satunya untuk mempelajari dan mengupdate kemampuan teknologi dalam pengembangan vaksin di Indonesia. Setelahnya ini akan membuat Indonesia cepat untuk mengembangkan vaksin.

Baca Juga : Dinilai Beri Sinyal ke Moeldoko, SBY: Aku Lawanmu Bukan AHY!

"Bayangan saya kita makin canggih dalam penguasaan teknologi maka ketika ada satu kebutuhan di masa depan kita langsung bisa mengembangkan vaksin relatif cepat," ungkapnya.

Dia berharap dengan pengembangan vaksin Merah Putih dapat menyeimbangkan pemulihan ekonomi serta menekan tingkat kematian, kalau bisa mencapai 0 serta penularan yang menurun drastis.

Baca Juga : Anies Baswedan Unggah Foto Pakai Batik Motif Banteng Merah

Dengan vaksin juga Bambang berharap bisa menimbulkan kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan aktivitasnya lagi.

"Ujungnya vaksinasi menciptakan confidence masyarakat untuk melakukan kegiatan dengan mengubah perilaku lebih care masalah kesehatan dan perlindungan diri," ujar Bambang.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : CNBCindonesia
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 12:24:09 WIB

    Jokowi Resmi Hapus IMB dan Diganti dengan PBG, Apa Itu?

    Jokowi Resmi Hapus IMB dan Diganti dengan PBG, Apa Itu? Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sebelumnya diatur dalam Undang-undang No.28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung resmi dihapus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai gantinya, ada ketentuan baru yang diberi nama Perset.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:21:29 WIB

    Lowongan Kerja Pekan Ini: 2 BUMN Cari Posisi Ini

    Lowongan Kerja Pekan Ini: 2 BUMN Cari Posisi Ini Lowongan kerja pekan ini ditawarkan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI. Berikut lowongan kerja pekan ini.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 10:19:14 WIB

    Dinilai Beri Sinyal ke Moeldoko, SBY: Aku Lawanmu Bukan AHY!

    Dinilai Beri Sinyal ke Moeldoko, SBY: Aku Lawanmu Bukan AHY! Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung. terkait isu kudeta. Dalam video berdurasi sekira 30 menitan, Presiden keenam RI itu sempat menuduh Kepala KSP, Moeldoko ingin merebut Demokrat.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 10:14:28 WIB

    Anies Baswedan Unggah Foto Pakai Batik Motif Banteng Merah

    Anies Baswedan Unggah Foto Pakai Batik Motif Banteng Merah Ada yang menarik ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan ikut merayakan Tahun Baru Imlek 2572, bersama keluarga besar Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) secara virtual di Jakarta. Anies mengunggah momen itu di ak.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 09:41:08 WIB

    Begini 9 Fakta Kartu Prakerja Gelombang 12, Disusupi Situs Penipuan

    Begini 9 Fakta Kartu Prakerja Gelombang 12, Disusupi Situs Penipuan Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 telah ditutup. Kartu Prakerja gelombang 12 dibuka pada 23 Februari 2021 dan ditutup pada 26 Februari 2021.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]