Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram


Sabtu, 23 Januari 2021 - 02:50:28 WIB
Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram ilustrasi cabai rawit

LUBUK BASUANG, HARIANHALUAN.COM – Harga cabai rawit hijau di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam mengalami kenaikan cukup tinggi, bahkan menembus harga Rp80 ribu perkilogram. Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Agam, Nelfia Fauzana, Jumat (22/1). Berdasarkan pantauan pihaknya, harga cabai rawit hijau mengalami kenaikan sebesar Rp20 ribu perkilogram.

“Pantauan terakhir kami di sejumlah lapak pedagang di Lubuk Basung, harga cabai rawit hijau Rp80.000 per kilogram, naik sekitar Rp20.000,” ujarnya seperti dilansir Agam Media Center (AMC).

Baca Juga : Pemkab Agam Lelang Puluhan Paket Pekerjaan Senilai Rp73 Miliar

Berbeda dengan cabai rawit, cabai merah keriting kembali mengalami penurunan harga. Jika sebelumnya harga pasaran Rp40.000 per kilogram, hari ini turun menjadi Rp30 rib. “Cabai merah keriting turun sebesar Rp10 ribu dibanding sebelumnya,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu melalui Kepala Bidang Holtikultura Sari Mustika mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya, harga cabai rawit hijau di tingkat petani berkisar di angka Rp68 ribu perkilogram. “Petugas pemantau pemasaran hasil pertanian juga menemukan harga pasar cabai rawit hijau di angka Rp80 ribu perkilogram,” ungkapnya.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Pesisir Selatan Lakukan Visitasi ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr M Zein Painan

Lebih lanjut disebutkan, produksi cabai rawit per Desember 2020 sebesar 408 ton. Menurutnya, jika dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah tersebut terbilang meningkat. “Bulan-bulan sebelumnya, jumlah produksi berkisar di 383 ton dan 394 ton,” sebutnya.

Pihaknya memprediksi per Januari 2021, jumlah produksi cabai rawit masih berkisar di angka 400 ton. Dikatakan, daerah pemasok cabai rawit di Kabupaten Agam tersebar di seluruh kecamatan. “Berdasarkan siklusnya beberapa bulan ini petani masuk di masa panen. Untuk cabai rawit, jumlah hasil panen akan menurun hingga usia 10 bulan,” ujarnya. (*)

Baca Juga : Sekitar 48 Pencaker di Agam Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]