Jadi Andalan Saat Pandemi, Bank Nagari Terus Tingkatkan Layanan Digital


Ahad, 24 Januari 2021 - 19:42:32 WIB
Jadi Andalan Saat Pandemi, Bank Nagari Terus Tingkatkan Layanan Digital Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Layanan digital yang diluncurkan Bank Nagari sejak tahun 2017 lalu, ternyata berperan penting dalam pengembangan layanan perbankan, terutama di masa pandemi Covid-19.

“Layanan mobile banking Bank Nagari jauh sebelum adanya pandemi itu, ternyata mendapat sambutan luar biasa dari para nasabah kami. Dan puncaknya, pada masa pandemi Covid-19 ini, layanan berbasis digital ternyata menjadi andalan nasabah untuk bertransaksi,” kata Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra kepada media, Jumat (22/1) di ruang kerjanya.

Baca Juga : Keyakinan Konsumen terhadap Kondisi Ekonomi Mulai Membaik

Sania Putra yang saat itu didampingi Idrianis, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan, Roni Edrian, Pemimpin Divisi Dana dan Treasury, Rano Fardian Farid, Pemimpin Grup Pengembangan Dana dan Jasa, serta Intan Evannita Evandry, Pemimpin Bagian Humas, Publikasi, Kesekretariatan dan Perlindungan Konsumen, menyebutkan, awalnya, mereka sudah pesimis karena banyak perbankan yang terdampak akibat pandemi.

“Namun, di luar dugaan, ternyata justru layanan digital yang kami kembangkan sejak tahun 2017 itu, justru meningkat penggunaannya,” kata Sania.

Baca Juga : Aksi Sosial Menjelang HUT ke-59, Bank Nagari Bagikan 1.348 Paket Sembako

Ia menyebutkan, pada tahun 2019, pengguna layanan m-banking Bank Nagari baru berjumlah 44.000 dengan nominal Rp1,2 triliun. Di akhir tahun 2020 pengguna m-banking meningkat 94 persen menjadi 87 ribu dengan nominal m-banking Rp2,2 triliun.

Frekuensi transaksi dari 3,2 juta pada tahun 2019, juga naik menjadi 9,8 juta pada 2020 (naik 203 persen). 

Baca Juga : Harga Kebutuhan Pokok di Padang Naik, Cabai Merah Paling Pedas

Hal itu juga dibarengi dengan peningkatan dana pihak ketiga (DPK). Secara total DPK mengalami peningkatan 4,77% (Rp929,510 miliar). Yakni dari Rp19,478.822 trilun pada tahun 2019, menjadi Rp20,408.332 trilun pada tahun 2020.

Tabungan tumbuh sebesar Rp340 miliar di 2020 atau naik sekitar 5,28 persen dibanding tahun 2019. Frekuensi pengguna layanan Nagari Cash Managemen (NCM) juga meningkat sebanyak 3,8 juta dengan nominal Rp7,1 triliun.  

Baca Juga : Bank Nagari Siapkan Dana Rp250 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi

Fee Based Income (pendapatan yang diperoleh bank dari pemberian jasa-jasa perbankan) Bank Nagari pada tahun 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 20,14% (Rp6,366 miliar) dibandingkan tahun 2019. Dimana, tahun 2019, posisi fee based income Rp31,619 miliar dan meningkat menjadi Rp37,986 miliar di tahun 2020.

“Setiap bulan, fee based income Bank Nagari meningkat sekitar Rp1 miliar – Rp1,5 miliar,” kata Sania.

Di bagian lain, penggunaan teknologi terbaru yang berbasis teknologi digital, ikut mengalami peningkatan. Layanan QRIS (standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya), Laku Pandai dan CRM (Cash Recycle Machine) yang diluncurkan pada Maret 2020, perkembangannya sangat menggembirakan.

Laku pandai saat ini sudah memiliki 327 agen.  Laku  Pandai merupakan layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif. Mereka juga sangat berperan dalam memasarkan produk Bank Nagari ke masyarakat.

“QRIS mulai digunakan di berbagai merchant sejak Maret 2020, tumbuh menjadi 6.700 merchant di Sumbar pada akhir 2020 (10 bulan). Ditargetkan di tahun 2021 ini, merchant QRIS akan bertambah 11 ribu lagi,” kata Rano Fardian Farid, Pemimpin Grup Pengembangan Dana dan Jasa.

Awalnya dulu, rata-rata nilai nominal transaksi QRIS sebulan hanya sekitar Rp93 juta dengan frekuensi transaksi sekitar 3.000an. Di akhir 2020, total nominal transaksi QRIS sudah mencapai Rp13,9 miliar dengan frekuensi rata-rata 20 ribu transaksi per bulan..

“Banyaknya peningkatan pengguna QRIS ini, ternyata berbuah manis. Bank Nagari meraih penghargaan dari Bank Indoensia Perwakilan Sumatera Barat dan Bank Indoenesia Perwakilan Riau untuk merchant terbanyak selama 2020,” kata Roni Edrian, Pemimpin Divisi Dana dan Treasury.

Penggunaan mesin EDC Bank Nagari, juga mengalami peningkatan.

Dari Rp115 miliar pada tahun 2019, menjadi Rp 275 miliar di akhir 2020. Hal ini mempertegas keyakinan bahwa, masyarakat/nasabah, sekarang sudah semakin banyak menggunakan layanan transaksi non tunai.

Keberadaan mesin setor/tarik tunai atau CRM (Cash Recycle Machine), saat ini sudah hadir pada 4 Kantor Cabang yaitu : Cabang Utama Padang, Cabang Payakumbuh, Cabang Bukittinggi dan Cabang Solok. Dengan adanya CRM, tentunya akan mempermudah nasabah jika ingin melakukan setoran tunai, tanpa harus antre di teller.

“Dan yang terbaru, direncanakan Maret 2021, Bank Nagari akan membuka rekening online. Nasabah bisa langsung membuka rekening baru di bank tanpa  perlu antre langsung ke bank,” kata Sania Putra.

Bank Nagari juga melakukan kerja sama dengan mitra fintech antara lain Gopay, Ovo dan Tokopedia serta meningkatkan kerja sama dengan universitas  dan perguruan tinggi se-Sumatera Barat.

Untuk kerja sama dengan pemerintah, Bank Nagari juga bekerja sama dalam hal  Pengelolaan Digitalisasi di Lingkungan Pemerintah Daerah  yakni Implementasi Smart Tax Solution (Tapping Box)  pada 3 kota yakni Padang, Bukittinggi dan Padang Panjang.

Kemudian E-Retribusi Bank Nagari berbasis web untuk membantu Pemda dalam pengelolaan retribusi secara digital dalam rangka meningkatkan Pendapatan Daerah sehingga terciptanya efektivitas, efiensi dan akuntanbilitas transaksi retribusi bagi pemerintah daerah. Kerja sama dengan Badan Keuangan daerah (Bakeuda) Provinsi Sumatera Barat, Jasa Raharja dan Kepolisian Republik Indonesia (Ditlantas) untuk layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Bank nagari juga memiliki kantor payment point di 18 UPTD Samsat di Sumbar dan penyediaan mobil Samsat keliling. Kemudian layanan Samsat Corner (pelayanan di tempat keramaian/ mall), Samsat Drive Thru, Samsat Gerai (layanan pembayaran pajak di tempat keramaian dan tempat strategis.

 “Target Bank Nagari membuat yang dibutuhkan masyarakat, bukan yang diinginkan pihak bank saja. Dan layanan teknologi digital tetap akan kita tingkatkan,” kata Sania. (*)

Reporter : Atviarni | Editor : Heldi Satria
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]