Ahli Epidemiologi: Kesuksesan Vaksinasi Tahap Pertama Jadi Tolak Ukur Pelaksaan Selanjutnya


Ahad, 24 Januari 2021 - 20:04:17 WIB
Ahli Epidemiologi: Kesuksesan Vaksinasi Tahap  Pertama Jadi Tolak Ukur Pelaksaan Selanjutnya Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ahli Epidemiologi Universitas Andalas (Unand) Padang, Defriman Djafri menilai vaksinasi tahap pertama atau awal menjadi kunci keberhasilan program vaksinasi selanjutnya. Diketahui, program vaksinasi covid-19 secara bertahap akan dilakukan hingga 2022 mendatang.

"Kesuksesan vaksinasi tahap pertama akan menjadi tolok ukur pelaksanaan vaksinasi tahap selanjutnya," kata Defriman, kemaren.

Baca Juga : Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman Gelar Silaturahmi

Menurut Defriman, Pemerintah harus berhasil dalam melaksanakan program vaksinasi tahap pertama yang sedang berlangsung. Bukti keberhasilan itu ditandai dengan tingginya tingkat keikutsertaan penerima vaksin.

"Efikasi sudah lumayan tinggi, tinggal partisipasi penerima vaksin harus juga lebih tinggi," sebut Defriman.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Jika Dikelola dengan Baik akan Memberikan Keuntungan

Defriman memperkirakan, vaksinasi tahap pertama akan cukup baik, Sebab target dan prioritas vaksin tahap perdana hanya pejabat daerah dan tenaga kesehatan.

"Kedua kelompok penerima vaksin tersebut telah mempunyai akses informasi yang baik terhadap vaksin. Sehingga tidak begitu terpengaruh dengan informasi hoax seputar vaksin, yang dapat mengurangi kepercayaan diri divaksin," jelas Defriman.

Baca Juga : Dishub Kabupaten Pessel: Odong Odong Agar Tidak Beroperasi di Jalan Utama

Defriman menyampaikan, pemerintah harus berupaya maksimal agar target 10 persen populasi Indonesia yang divaksin pada tahap pertama dapat tercapai. Lantaran jika gagal, akan berpengaruh besar pada penurunan partisipasi masyarakat dalam vaksinasi pada tahap berikutnya.

Defriman menyarankan, agar pejabat daerah maupun tenaga kesehatan yang telah divaksin, aktif memberikan informasi seputar kondisi kesehatan kepada masyarakat. Hal itu agar masyarakat mengetahui vaksinasi tidak berbahaya dan tidak memiliki efek samping. (*)

Baca Juga : Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah, Positivity Rate 7,50 Persen

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]