Update Zonasi Covid-19 di Sumbar, Dharmasraya Jadi Daerah dengan Penularan Terendah


Senin, 25 Januari 2021 - 11:10:57 WIB
Update Zonasi Covid-19 di Sumbar, Dharmasraya Jadi Daerah dengan Penularan Terendah Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemrov Sumatera Barat melalui situs resmi memberikan perkembangan terkini mengenai penularan Covid-19. Hal tersebut berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-46 pandemi Covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menjelaskan berdasarkan 15 indikator perhitungan tersebut maka didapati perkembangan zonasi terhitung mulai tanggal 24-30 Januari 2021.

Baca Juga : Helat Musrenbang, Bupati Benny Prioritaskan Pembangunan yang Jadi Kebutuhan Masyarakat

"Zona merah tidak ada, kemudian orange terdapat 9 kabupaten/kota, dan zona kuning ada 10 daerah. Untuk zona hijau masih belum ada hingga saat ini," katanya, Senin (25/1/2021).

Untuk zona orange atau penularan Covid-19 sedang terdapat 9 kabupaten kota, sebagai berikut:

Baca Juga : Tolak KLB, DPC Partai Demokrat Pasaman Tegaskan Tetap Setia ke AHY

    ⁃    Kota Payakumbuah (skor 2,40)
    ⁃    Kabupaten 50 Kota (skor 2,40)
    ⁃    Kota Sawahlunto (skor 2,39)
    ⁃    Kabupaten Sijunjung (skor 2,36)
    ⁃    Kabupaten Pasaman (skor 2,35)
    ⁃    Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,33)
    ⁃    Kabupaten Tanah Datar (skor 2,29)
    ⁃    Kabupaten Agam (skor 2,21)
    ⁃    Kota Padang Panjang (skor 2,18)

"Yang paling rendah skornya itu adalah Kota Padang Panjang. Kita harapkan semua kabupaten dan kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya," jelas Jasman.

Baca Juga : Tahun Ini, Solsel Dapatkan Perbaikan Jalan Bukit Manggiu Sebesar Rp6 Miliar

Untuk zona kuning terdapat 10 kabupaten/kota sebagai berikut:

    ⁃    Kabupaten Dharmasraya (skor 2,54)
    ⁃    Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,54)
    ⁃    Kabupaten Solok (skor 2,50)
    ⁃    Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,48)
    ⁃    Kabupaten Solok Selatan (skor 2,45)
    ⁃    Kota Solok (skor 2,45)
    ⁃    Kota Pariaman (skor 2,43)
    ⁃    Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,43)
    ⁃    Kota Padang (skor 2,42)
    ⁃    Kota Bukittinggi (skor 2,41)

Baca Juga : Kolaborasikan Program, Pemprov Sumbar Bakal Dirikan SMK Peternakan di Solsel

"Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Padang Pariaman memiliki skor terbaik. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar penularan Covid-19 bisa ditekan," ungkapnya.

Untuk keterangan lebih rinci mengenai perkembangan dan penyesuaian data lebih lanjut setelah tracing dengan rumah sakit pengirim sampel spesimen akan diumumkan di website resmi Pemprov Sumbar, yaitu di https://www.sumbarprov.go.id/.(*)

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Heldi Satria
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]