Perkuat Potensi Lokal, Warga Dharmasraya Berdayakan Saluran Irigasi Jadi Objek Wisata


Senin, 25 Januari 2021 - 19:39:24 WIB
Perkuat Potensi Lokal, Warga Dharmasraya Berdayakan Saluran Irigasi Jadi Objek Wisata Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto bersama pemuda dan pemudi Jorong Pisang Rebus dan Jorong Padang Sidondang, bergotong royong melakukan pembibitan tanaman untuk ditanam guna mempercantik pinggiran saluran skunder irigasi Batu Bakawuik Sungai Batanghari.

PULAU PUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Masyarakat yang tergabung dalam kelompok pemuda dan pemudi Jorong Pisang Rebus dan Padang Sidondang Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumbar, bersama tokoh masyarakat sekaligus Ketua DPRD setempat, Pariyanto SH, mempelopori pengembangan objek wisata dengan memanfaatkan saluran irigasi Bendungan Batu Bakawuik yang melintasi daerah itu.

"Untuk langkah awal kami melakukan aksi gotong royong pembibitan berbagai jenis tanaman hias untuk ditanam di pinggiran saluran skunder sepanjang 500 meter guna mempercantik tampilan saluran tersebut, " ungkap Paryanto, di Dharmasraya, Senin (25/1/2021).

Baca Juga : Dinas PUPR Sumbar Sebut akan Segera Perbaiki Ruas Jalan Provinsi di Solsel

Menurutnya, lokasi tersebut memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata bentang alam berlatarkan agrowisata. Oleh sebab itu ia bersama pemuda dan pemudi sepakat mempercantik kawasan tersebut dengan menanam berbagai jenis tanaman hias seperti bunga berbagai varietas dan warna serta tanaman pelindung lainnya.

"Sejauh ini, pingiran saluran skunder irigasi batu bakawuik, Sungai Batanghari tersebut hanya ditumbuhi rumput- rumput liar, dengan kegiatan ini diharapkan kedepan bisa menjadi dasar pengembangan menjadi destinasi wisata," sebutnya.

Baca Juga : Hadiri Pelantikan PCNU Pasaman, Ini Pesan Bupati Benny Utama

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda setempat, Fakhrul Rozi mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan. Ia mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut tidak hanya sebatas mempercantik Jorong Pisang Rebus dan Jorong Padang Sidondang, tapi juga untuk mempererat simpul-simpul silaturahmi pemuda dan pemudi.

Menurutnya, sejak adanya pemekaran Jorong Pisang Rebus, hubungan antar pemuda dan pemudi sedikit merenggang. Melalui goro tersebut, lanjutnya, diharapkan hubungan yang dulu renggang bisa kembali erat. Ditambah lagi dengan sinergi untuk menjadikan kawasan itu menjadi destinasi wisata tempat mereka bisa berinovasi, berkreasi serta menjadi sarana menempa diri melalui kegiatan positif.

Baca Juga : PCNU Pasaman Periode 2020-2025 Dilantik, Sederet Tugas Berat Menanti

Lanjut Fakhrul Rozi, selain menanam tanaman hias pihaknya juga sudah merancang pendirian saung atau pondok-pondok cantik di sepajang saluran irigasi tersebut. Pondok-pondok tersebut nantinya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk menjajakan produksi usaha mereka sebagai bentuk upaya mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

"Kami berharap setelah lokasi ini diberdayakan maka akan memicu kesadaran masyarakat untuk selalu merawat lingkungan dengan menerapkan pola hidup sehat dan tidak lagi membuang sampah di saluran air itu," tutupnya.

Baca Juga : BPBD Kota Pariaman Terima Bantuan Logistik Bencana dari BNPB Pusat

Sebelumnya, pertumbuhan populasi pelaku usaha kuliner berbasis Layan-Antar Makanan terpantau makin diminati oleh kaum perempuan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Pantauan Harianhaluan.com di Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, kawasan yang berada jauh dari hiruk pikuk keramaian khas perkotaan itu, selama pandemi tercatat telah muncul klaster usaha tersebut hingga mencapai populasi sedikitnya 40 pelaku usaha.

Uniknya, mereka tumbuh dan berkembang tanpa pernah disentuh oleh bantuan permodalan dalam bentuk apapun dari institusi manapun baik dari pemerintah ataupun lembaga lainnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]