Hina Pigai dengan Gorila, Ambroncius Nababan Dilaporkan ke Polisi


Senin, 25 Januari 2021 - 22:09:10 WIB
Hina Pigai dengan Gorila, Ambroncius Nababan Dilaporkan ke Polisi Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto istimewa

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Bareskrim Polri mengambil alih kasus dugaan ujaran mengandung SARA terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang diduga dilakukan oleh Ambroncius Nababan.

Laporan tersebut dibuat oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat, Slus Dowansiba ke Polda Papua Barat dengan nomor laporan polisi: LP/17/I/2021/Papua Barat pada Senin, 25 Januari 2021.

Baca Juga : Polri Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 2.282 Purnawirawan

“Pihak kepolisian tidak tinggal diam, tentunya analisis dilakukan Siber Bareskrim. Maka, Polri sudah menghubungu Polda Papua Barat dan Polda Papua untuk melimpahkan LP tersebut ke Bareskrim,” kata Argo di Mabes Polri, dikutip dari Viva.co.id, Senin (25/1/2021).

Alasannya, kata Argo, kasus tersebut ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri karena analisa dugaan tim penyidik itu dilakukan di Jakarta.

Baca Juga : Tahanan Dapat Vaksin Covid-19, Jaksa Agung: Mereka Punya Hak Hidup

“Makanya, untuk laporan polisinya dilimpahkan ke Bareskrim,” ujarnya.

Selanjutnya, Argo mengatakan Bareskrim akan melakukan penyelidikan dengan memanggil atau klarifikasi sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Setelah itu, akan meminta keterangan dari para ahli dan saksi lainnya.

Baca Juga : Kabar Duka: Baru Sepekan Dilantik, Bupati OKU Kuryana Aziz Meninggal Dunia

“Pada prinsipnya, Bareskrim Polri akan memproses kasus ini,” jelas dia.

Seperti diketahui, Ambroncius Nababan menyindir Pigai yang menolak divaksin.

Baca Juga : Guru Agama Honorer Ancam Mogok Mengajar Secara Nasional, Ini Penyebabnya

Begini narasinya:  “Edodoeee pace. Vaksin ko bukan Sinovac tapi ko punya sodara bilang vaksin rabies. Sa setuju pace,” tulis akun Ambroncius.

Dalam unggahan itu juga dia menyandingkan foto Pigai dengan Gorila dengan menyematkan kata-kata berikut:

Foto Pigai: Drun yuk kita beli vaksin COVID19 dari luar negeri. pemerintah punya diragukan.

Gorila: kaka vaksin kita bukan sinovac/pfizer. Vaksin kita vaksin rabies. Pigai pun berkomentar.

Dia mengaku sangat kecewa dengan foto yang beredar itu.

“I am proud of you, mr @LloydAustin black African American most powerful gentlement in the world. We have been on fire  againt Indonesian Colective (state) Racism to black African Melanesian (Papuan) more then 50 years. Torture, killing & slow motion genocide. We need attention,” tulis Pigai. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Viva.co.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]