Berikut Rincian Sumber Bantuan Bencana Banjir Bandang Solsel 2019


Selasa, 26 Januari 2021 - 16:28:39 WIB
Berikut Rincian Sumber Bantuan Bencana Banjir Bandang Solsel 2019 Kalaksa BPBD Solsel Richi Amran

SOLSEL, HARIANHALUAN.COM - BPBD Solok Selatan (Solsel) merinci sumber bantuan akibat bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di kabupaten ini pada 2019. Tidak hanya sumber bantuan, namun juga penggunaan dana bencana alam 2019.

Kalaksa BPBD Solsel, Richi Amran mengatakan semua sumber bantuan bencana alam 2019 bisa dipertanggungjawabkan, baik berupa materi dan barang.

Baca Juga : Peroleh DAK Rp11 Miliar, DPUTR Agam Rehab 10 Paket Jaringan Irigasi

"Ada beberapa sumber bantuan yang penggunaannya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan," katanya, Selasa (26/1/2021).

Pihaknya merinci, sumber bantuan yang pertama yaitu Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB yang diberikan setelah Solsel menetapkan tanggap darurat bencana. 

Baca Juga : BLK Agam Gelar Pelatihan Pembuatan Kue dan Roti

DSP tahap pertama dari BNPB sebesar Rp250 untuk Solsel dan dipergunakan untuk penanganan darurat seperti pembukaan jalan yang tertutup longsor serta dapur umum. 

Kemudian Tahap II saat kunjungan Kepala BNPB Doni Munardo sebesar Rp500 juta dipergunakan untuk penahan tebing di Kandang Benih termasuk pembeli nasi pagi bagi warga yang terkena banjir di Kampung tarandam serta pembuatan dapur umum di Talantam. 

Baca Juga : Rusma Yul Anwar: Pembangunan Harus Terukur

Kemudian, bantuan yang dibawa anggota DPR RI Andre Rosiade berupa 1.500 zak semen, uang tunai untuk pembelian peralatan sekolah Rp170 serta Semen seribu zak semen dan dari Angkasa Pura dan lima ton beras untuk Nagari Pakan Rabaa Timur. 

"Bantuan tersebut di salurkan berdasarkan surat dari Wali Nagari Pakan Rabaa Timur tertanggal 12 Desember 2019 kepada Andre Rosiade dan laporan penggunaannya juga ada," katanya. 

Baca Juga : PKKM Sumbar 2020, Sembilan Kepala Madrasah Agam Masuk 10 Besar

Selanjutnya masih rombongan Andre Rosiade ada bantuan semen 100 zak dari PT Pupuk Pusri dan beras tujuh ton untuk Kecamatan Sangir Batang Hari. 

Bantuan dari Pupuk Pusri berbentuk uang Rp100 juta masum kerekening penanganan bencana untuk masyarat Sangir Batang Hari dan digunakan untuk pembangunan PLTS serta perbaikan instalasi air minum. 

Seterusnya ada Belanja Tak Terduga (BTT) dari BPBD Provinsi Sumbar Rp350 juta dipergunakan untuk upah pemasangan jembatan beli di Sungai Pangkua. 

"Solsel meminjam jembatan beli dari Provinsi tetapi anggaran pemasangan dan pengangkutan tidak ada sehingga dimanfaatkan dana BTT tersebut," ujarnya. 

Terakhir bantuan dari Baznas Provinsi Sumbar dalam bentuk uang Rp200 juta dalam dan Rp200 juta lagi dalam bentuk barang tetapi barangnya tidak pernah tiba. 

Bantuan Baznas dalam bentuk uang diserahkan ke BPBD dan digunakan oleh untuk penanggulangan darurat seperti pembuatan dapur umum. (*)

Reporter : Jefli | Editor : Heldi Satria
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]