Jual Kosmetik Ilegal, TW Ditangkap Polda Riau


Selasa, 26 Januari 2021 - 20:36:26 WIB
Jual Kosmetik Ilegal, TW Ditangkap Polda Riau Ilustrasi. Net

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Seorang warga Kota Pekanbaru, Riau berinisia TW ditangkap pihak Kepolisian Daerah Riau. Pria ini  diduga sebagai tersangka penjualan kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari pemerintah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi, pengungkapan ini dilakukan pada Selasa (26/1/2021)) pagi tadi. TW diringkus saat berada di rumahnya Jalan Mutiara Blok B No 11 Perumahan Grand Mutiara, Kecamatan Senapelan.

Baca Juga : Tim Pengacara Bakal Dampingi Tiga Mahasiwa Unilak yang Dipecat

“Penindakan dilakukan personel Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Riau,” ujar Kombes Pol Andri, Selasa malam seperti dilansi Haluanriau.co.

Sebut dia, pengungkapan ini bermula dari informasi yang didapat terkait adanya pelaku usaha yang mengedarkan sediaan farmasi jenis kosmetik secara online dengan menggunakan aplikasi Shopee. Kosmetik itu diduga tanpa dilengkapi dengan izin edar.

Baca Juga : FKPMR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Riau

Atas hal itu, petugas melakukan undercover buy dengan cara memesan produk kosmetik tersebut. Kemudian pada Selasa pagi atau sekitar pukul 09.00 WIB, polisi bertemu dengan kurir pengantar jasa ekspedisi J&T dan menerima kosmetik yang dipesan tersebut.

“Dari hasil pengecekan, diketahui kosmetik tersebut tidak dilengkapi dengan izin edar dari Balai POM,” sebut dia.

Baca Juga : Jumat, Tiga Kepala Daerah Terpilih Dilantik Gubernur

Tim kemudian melakukan pendalaman dengan mendatangi alamat yang tertera pada paket kiriman tersebut. Di sana, polisi melakukan penggeledahan dan menemukan setidaknya 27 item kosmetik ilegal.

“Saat penggeledahan di rumah itu, anggota mengamankan seorang laki-laki berinisial TW selaku pemilik rumah dan pelaku usaha penjual sediaan farmasi berupa kosmetik tanpa dilengkapi izin edar,” tegas mantan Wadirresnarkoba Polda Riau itu.

Baca Juga : Riau Kebut Produksi Beras Hingga Capai Taget 331.237 Ton

Untuk proses penyidikan lebih lanjut, petugas membawa tersangka dan barang bukti ke Kantor Ditreskrimsus Polda Riau.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang (UU) RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan sebagaimana telah diubah dengan Pasal 60 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan/atau Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf i dan j UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Ancaman pidananya paling lama 15 tahun penjara, dan denda Rp1,5 miliar,” pungkasnya. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]