Mengejutkan! Jumlah Aset Lancar 95% Masyarakat Tidak Sehat, Gara-Gara Tak Pandai Menabung?


Rabu, 27 Januari 2021 - 01:05:36 WIB
Mengejutkan! Jumlah Aset Lancar 95% Masyarakat Tidak Sehat, Gara-Gara Tak Pandai Menabung? Ilustrasi Lifepal.co.id

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Besarnya nilai aset lancar yang harus dimiliki seseorang tentu akan sangat bergantung dengan nilai kekayaan bersihnya. Sebanyak 95,66% masyarakat Indonesia dinyatakan tidak memiliki aset lancar dalam jumlah ideal. Pengertian aset lancar adalah aset yang siap digunakan atau dicairkan jika pemiliknya membutuhkan.

Beberapa aset yang masuk dalam kategori aset lancar adalah, kas (dalam bentuk Rupiah atau mata uang lain), tabungan di rekening bank, simpanan deposito, cek atau dokumen yang bisa diuangkan dalam waktu dekat. Kemudian investasi jangka pendek (bisa berupa reksa dana pasar uang atau instrumen utang dengan jatuh tempo di bawah 1 tahun), atau penghasilan Anda sendiri. 

Baca Juga : Neraca Perdagangan Indonesia Januari 2021 Catatkan Surplus 1,96 Miliar Dolar AS

Seperti apa batasan jumlah ideal sebuah aset lancar, dan apa saja yang harus kita ketahui seputar aset ini?

  • Aset lancar tidak boleh terlalu banyak

Sebelum mengetahui ideal atau tidaknya nilai tabungan Anda, ketahuilah besaran nilai kekayaan bersih Anda dengan mencari hasil pengurangan total aset dan total liabilitas (utang). Besaran dari total aset lancar yang ideal adalah 15% hingga 20% dari nilai kekayaan bersih. Makin besar kekayaan bersih, maka makin besar pula aset lancar yang harus disediakan. Dengan aset lancar berlimpah, alangkah baiknya bagi seseorang untuk menempatkan dananya ke investasi jangka panjang.

Baca Juga : Harga Kebutuhan Pokok di Padang Cenderung Stabil

  • Walau dana darurat ideal, jumlah aset lancar belum tentu ideal

Dana darurat kerap disebut dengan rasio likuiditas (basic liquidity ratio), yang artinya menunjukkan sebuah batas kepemilikan aset lancar ideal jika dihitung berdasarkan pengeluaran bulanan. Namun tolak ukur jumlah aset lancar akan dihitung berdasarkan nilai kekayaan bersih. Patut diketahui bahwasannya, jumlah dana darurat yang ideal tidak menjamin keidealan jumlah aset lancar. Namun saat seorang memiliki total aset lancar dalam jumlah ideal, maka jumlah dana daruratnya pun ideal.

  • Kapan saat yang tepat untuk memulihkan jumlah aset lancar?

Ketika aset lancar Anda berada di atas rata-rata, maka tugasnya adalah memetakan tujuan finansial jangka panjang kita dan menempatkan beberapa persen dari total aset lancar ke instrumen investasi. Namun apa jadinya jika aset lancar Anda berada di bawah rata? Tentu saja, harus menambah ketersediaannya.

Baca Juga : Peluang untuk Tenaga Kerja, Dibuka Pendaftaran Kerja ke Jepang untuk Perawat

Akan tetapi, alangkah baiknya bagi seseorang untuk memprioritaskan beberapa hal berikut sebelum menambah aset lancarnya. Seperti melunasi utang-utang jangka pendeknya yang bersifat konsumtif, memiliki dana darurat, dan mengalokasikan dana untuk manajemen risiko dengan membeli asuransi yang tepat guna. Pemulihan aset lancar bisa dilakukan dengan cara menyisihkan dana minimal 10% dari penghasilan bulanan ke tabungan atau instrumen investasi jangka pendek.(*)

Editor : Merinda Faradianti | Sumber : Lifepal.co.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]