Orangtua, Terima Kasih Telah Bantu Kami di Rumah


Rabu, 27 Januari 2021 - 12:15:51 WIB
Orangtua, Terima Kasih Telah Bantu Kami di Rumah Syafri Maltos


Oleh: Syafri Maltos MPd
Kepala MTs Al Ittihadiyah Pekanbaru

Sejak diberlakukannya PJJ atau pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19, dunia pendidikan adalah yang paling lama menerima dampak. Orangtua dipaksa menerima kenyataan bahwa anak-anak mereka harus menjalani proses pendidikan di rumah yang biasanya di sekolah. 

Baca Juga : Pesona Tersembunyi di Desa Terindah Pariangan

Orangtua mulai atur strategi. Di awal–awal pandemi sangat terasa kesulitannya. Mana orangtua harus bekerja, mana anak harus dilayani belajarnya. Ya, semua harus diubah.

Biasanya seorang ibu hanya sibuk berpagi-pagi untuk menyiapkan sarapan dan kebutuhan anak-anak untuk ke sekolah, atau menyiapkan kebutuhan suami berangkat kerja. Tapi sekarang, semuanya berubah. 

Baca Juga : Kemenangan Mahyeldi-Audy Joinaldy adalah Kemenangan Masyarakat Sumatera Barat

Bukan hanya menyiapkan kebutuhan sarapan anak-anak dan suami. Tapi bertambah mendampingi anak-anak belajar di rumah, bahkan ikut mengajarkan anak-anak agar bisa mengikuti pelajaran. 

Hampir setahun berjalan seperti itu. Rangkaian protes orangtua dan keluhan serta curhatan menghiasi jagad maya di media sosial atau yang langsung disampaikan ke pihak sekolah.

Baca Juga : Perekonomian Sumbar di Tengah Pandemi Covid-19 

Orangtua sudah tidak tahan menjalankan proses seperti ini. Semuanya menjadi banyak kendala. Ibu-ibu yang seharusnya bisa dengan tenang bekerja di kantor menjadi khawatir meninggalkan anak mereka di rumah karena anak-anak berhadapan dengan dunia internet. Pikiran orangtua macam-macam, maklumlah kekhawatiran seorang Ibu. Yang biasanya jualan jadi tidak tenang dan sebagainya.
 
Pihak sekolah juga tak mau disalahkan begitu saja oleh orangtua. Sekolah hanya menjalankan amanah sesuai arahan pemerintah yang menjadi pengambil kebijakan. Mereka juga bekerja berdasarkan aturan yang ada. 

Sejak dikeluarkannya SK Menteri Pendidikan tanggal 17 Maret 2020 No. 36962/MP.A/HK/2020 tentang Pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran coronavirus disease (Covid-19) Nomor 4 poin a, b dan c, menyatakan bahwa pembelajaran dilakukan secara daring. Bagi semua guru dan karyawan melakukan proses bekerja dari rumah. Tanpa mengurangi kinerja.
 
Perubahan ini menuntut segalanya dari siapa saja. Kreatifitas, efektifitas, inisiatif, kemandirian, berpikir positif, dan tentunya kesabaran. Dunia tiba-tiba berubah dan merubah aktifitas manusia. Namun hal penting yang tak boleh dilalaikan adalah pendidikan. Pihak sekolah berupaya sekuat kemampuannya untuk memberikan yang terbaik dalam mendidik generasi bangsa. 

Baca Juga : Mengenal Mainan Baru Kaum Kaya, Politik !

Bahkan tak terkecuali, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap keberlangsungan ini. Dana BOS di tambah anggarannya pada kuartal akhir tahun 2020 yang semuanya di anggarkan untuk menunjang proses pembelajaran selama masa pandemi. Kerja sama juga digulirkan terutama dengan provider penyedia jasa internet dan data. Intinya pendidikan tetap menjadi prioritas utama. 

Kembali kepada orangtua. Saya juga orangtua dalam posisi di rumah dengan anak-anak saya yang masih menjadi pelajar di beberapa sekolah. Sama dengan orangtua yang lain, anak-anak harus tetap diperhatikan, dibimbing dan selalu dipantau. Walau di sekolah, kita juga dituntut untuk tetap menjalankan tugas. Semua orangtua memiliki tantangan yang hampir sama porsinya. Dibenturkan dengan kenyataan yang ada. 

PJJ dengan segala kelemahan dan kekurangannya telah mengantarkan generasi anak bangsa untuk tetap mengukir prestasi dan tak kenal lelah serta tak menyerah dengan keadaan. Mereka inilah generasi tangguh dalam suasana Pandemi. 

Tak hirau dengan perntaan miring dan negative tentang PJJ. Begitu juga orangtua mereka. Tak ada kata mematahkan semangat anak-anak. Yang ada hanyalah kata-kata motivasi dan kalimat hikmah. Karena semua kita yakin bahwa hujan akan segera reda. Matahari akan segera bersinar. 

Kepada semua orangtua yang membaca tulisan ini. Terimakasih dan jazakumullahu khairan. Telah membantu kami selama masa-masa sulit ini. Mendampingi anak-anak bahkan turut serta mengajarkan mereka. 

Harapan kedepannya, tetaplah jalin kerja sama yang baik ini. Antara orangtua dan sekolah tak akan pernah ada kata putus. Bahkan harus nyambung terus.

Keberhasilan pendidikan anak-anak akan selalu ditentukan oleh kerja sama yang baik antara sekolah dan orangtua.(*)

Editor : Nova Anggraini
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 04 Maret 2021 - 21:28:32 WIB

    Pesona Tersembunyi di Desa Terindah Pariangan

    Pesona Tersembunyi di Desa Terindah Pariangan Nagari Tuo Pariangan atau yang sering disebut sebagai Desa Terindah terletak di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Desa seluas 17.92 km 2 secara goegrafis ini terletak di bawah lereng Gunung Marapi den.
  • Selasa, 16 Februari 2021 - 20:23:20 WIB

    Kemenangan Mahyeldi-Audy Joinaldy adalah Kemenangan Masyarakat Sumatera Barat

    Kemenangan Mahyeldi-Audy Joinaldy adalah Kemenangan Masyarakat Sumatera Barat Masyarakat Sumatera Barat pantas bersyukur atas telah dilewatinya semua proses Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat 2020. Baik proses pemilihan maupun proses hukum di Mahkamah Konstitusi..
  • Sabtu, 13 Februari 2021 - 12:16:03 WIB

    Perekonomian Sumbar di Tengah Pandemi Covid-19 

    Perekonomian Sumbar di Tengah Pandemi Covid-19  Pandemi Covid-19 yang melanda dunia melumpuhkan berbagai sektor kehidupan manusia. Pandemi tidak hanya terkait sektor kesehatan saja, tetapi perekonomian juga 'babak belur' karena hal tersebut. Oleh karena itu, pemerintah pro.
  • Sabtu, 30 Januari 2021 - 22:23:01 WIB

    Mengenal Mainan Baru Kaum Kaya, Politik !

    Mengenal Mainan Baru Kaum Kaya, Politik ! PADA suatu masa, seseorang bisa dikatakan kaya jika ia memiliki mainan serupa Cadillac atau Rolls Royce. Kemudian level mainan para kaum the have ini berubah menjadi sebuah private jet seperti Gulfstream ataupun Bombardier..
  • Jumat, 29 Januari 2021 - 19:54:50 WIB

    Menikmati Pantai Padang dari Sudut Lain dengan Paramotor

    Menikmati Pantai Padang dari Sudut Lain dengan Paramotor Ingin merasakan sensasi yang berbeda menikmati indahnya pantai Padang, tak ada salahnya menguji adrenalin dari ketinggian 400 meter dari permukaan laut menggunakan paramotor. Paramotor sejenis dengan paralayang, tapi yang men.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]