Ungkap Penyebab Kematian, Polres Pasaman Autopsi Mayat Seorang Warga Rao di Padang


Rabu, 27 Januari 2021 - 13:22:20 WIB
Ungkap Penyebab Kematian, Polres Pasaman Autopsi Mayat Seorang Warga Rao di Padang Jajaran Polres Pasaman saat memberangkatkan jasad korban PLG ke RS Bhayangkara Padang untuk diautopsi.

LUBUK SIKAPING, HARIANHALUAN.COM - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman masih melakukan autopsi terhadap jasad PLG (37),  warga Hutanauli, Jorong III Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. 

Guna mengungkap penyebab kematian, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar di Padang, menggunakan mobil ambulans milik Polres Pasaman, Rabu (27/1/2021) pagi tadi. 

Baca Juga : Diduga Bakar Kantor Bupati, Seorang Oknum PNS Ditangkap

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah mengatakan, saat ditemukan oleh warga di TKP, kondisi korban sangat mengenaskan dan sudah tidak bernyawa. 

"Tubuh korban bersimbah darah, dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Diduga meninggal akibat penganiayaan," ujarnya sebagaimana dilansir dari laman resmi Polres Pasaman. 

Baca Juga : Cabuli Siswi Kelas VI SD, Pria BN Ditangkap Polisi

Dari hasil olah TKP dan berdasarkan keterangan sejumlah saksi-saksi diketahui bahwa korban masih warga di kanagarian tersebut. Dengan inisial nama, PLG. Polres Pasaman, kata dia, akan melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban. 

"Untuk memastikan penyebab kematian korban, Polres Pasaman melakukan serangkaian tindakan salah satunya dengan melakukan autopsi terhadap jasad korban," katanya. 

Baca Juga : Pedagang Daging Nyambi Jual Sabu di Pasar Raya Padang

Dari informasi awal, kata AKBP Dedi, korban PLG ini meninggal dunia diduga karena menjadi korban penganiayaan. Pasalnya, sebelum kejadian, korban sudah sering mondar mandir di sekitar lokasi (TKP).

"Sehingga masyarakat sekitar merasa curiga PLG akan melakukan kejahatan, terlebih lagi korban merupakan seorang residivis," tuturnya. 

Baca Juga : Innalillahi, Bocah Fauzan Tewas Terbakar Bersama Rumahnya

Kapolres melanjutkan, untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan jasad korban diautopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumbar. "Kegiatan autopsi ini tentunya sudah dengan seizin dan persetujuan dari keluarga korban," ungkap Dedi.

Untuk pelaksanaan autopsi jasad korban diantar langsung oleh Paur Kesehatan Polres Pasaman, Aiptu Marjoko Diyanto, Amd, Kepala Urusan (Kaur) Identifikasi Sat Reskrim, Aipda Zulkifli beserta anggota. Dijelaskan, proses autopsi ini diperkirakan berlangsung lebih kurang 3 jam. 

"Setelah pelaksanaan autopsi selesai nantinya, jenazah korban akan dibawa kembali dan diserahkan ke pihak keluarga di Rao untuk dimakamkan," tutup Kapolres. 

Sebelumnya, korban PLG ditemukan tewas bersimbah darah di area persawahan di Jorong I Padang Mentinggi, pada Selasa (26/1/2021) dini hari. Peristiwa ini menggegerkan warga di kanagarian tersebut. 

Mendapat laporan adanya kejadian tersebut Kapolsek Rao AKP Zulkifli beserta jajaran langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban pun ditemukan dalam keadaan tergeletak bersimbah darah. 

Setelah itu korban dibawa ke Puskesmas Rao untuk dilakukan pemeriksaan (visum luar) dan dinyatakan bahwa korban telah meninggal dunia oleh Kepala Puskesmas Rao dr. Tulus. (*)
 

Reporter : Yudi Lubis | Editor : Nova Anggraini
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]