Polsek Koto Gasib Tangkap Lima Sindikat Pencuri Sarang Walet


Rabu, 27 Januari 2021 - 18:16:26 WIB
Polsek Koto Gasib Tangkap Lima Sindikat Pencuri Sarang Walet Ilustrasi. Net

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Petugas  polisi dari Polsek Koto Gasib menangkap lima orang  kawanan pencuri sarang burung walet yang beraksi di sejumlah tempat di wilayah  Kabupaten Siak, Riau.

Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, Rabu (27/1/2021, menjelaskan, pengungkapan aksi kawanan pencuri sarang burung walet ini, pada sekitar pukul 03.30 WIB, Rabu (27/1/2021) di Gang Pusara Kampung Teluk Batil, Kecamatan Sungai Apit.

Baca Juga : Tim Pengacara Bakal Dampingi Tiga Mahasiwa Unilak yang Dipecat

“Ada pun kelima kawanan itu berinisial Her (38), Sam (29), Ar (35), Sab (35), dan Jay (27) terduga penadah hasil curian sarang burung walet,” ungkap Kapolsek Suryawan seperti dikutip Haluanriau.co.

Lebih lanjut Kapolsek Suryawan menjelaskan, pengungkapan ini atas kerja sama Polsek Koto Gasib dengan Polsek Sungai Apit.

Baca Juga : FKPMR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Riau

Pada Selasa (26/1) sekitar pukul 12.35 WIB, telah datang seorang lelaki bernama Lutermen Hura (35) ke Polsek Koto Gasib, melaporkan telah terjadi dugaan pencurian sarang burung walet pada Senin (25/1) petang, di Dusun Sukadamai RT/RW 006/002 Kampung Rantau Panjang, Kecamatan Koto Gasib, tepatnya di budidaya sarang burung walet milik Ardi Irfandi.

Hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan barang bukti berupa godam atau alat yang bisa digunakan untuk membobol tembok. Dan hasil penyelidikan pelaku diduga berada di Teluk Batil.

Baca Juga : Jumat, Tiga Kepala Daerah Terpilih Dilantik Gubernur

“Kami langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Sungai Apit Yuda Efiar SH. Bersama personel Reskrim Polsek Sungai Apit, kami melakukan penangkapan empat diduga pelaku pencuri sarang burung walet di Gang Pusata Teluk Batil,” jelas Kapolsek Suryawan.

Lewat keterangan keempat kawanan ini, terkuak bahwa mereka memasarkannya kepada Jay. Tak berselang lama, Jay berhasil diamankan.

Baca Juga : Riau Kebut Produksi Beras Hingga Capai Taget 331.237 Ton

“Selanjutnya kelimanya kami gelandang ke Polsek Koto Gasib. Dari hasil penyidikan, kelimanya beraksi di sejumlah tempat termasuk di Sungai Apit. Namun, korban tidak membuat laporan,” jelasnya.

Adapun alat yang digunakan pelaku dalam aksinya dan kini menjadi barang bukti adalah, selain delapan sarang burung walet seberat setengah ons, ada juga godam untuk membobol tembok, serta pelepah sawit untuk mengait sarang walet.

“Atas apa yang dilakukan kawanan ini, kami menjerat mereka dengan pasal 363 ayat (1) keempat dan kelima KUHP,” jelasnya. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]