600 Nakes Meninggal Terpapar Covid-19, Senator Jihan Beri Catatan Khusus pada Pemerintah


Rabu, 27 Januari 2021 - 23:53:16 WIB
600 Nakes Meninggal Terpapar Covid-19, Senator Jihan Beri Catatan Khusus pada Pemerintah Senator atau anggota DPD Ri dr. Jihan Nurlela.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Data kematian tenaga kesehatan, termasuk dokter di Indonesia terpapar virus corona termasuk tinggi dibanding negara lain. Hingga Januari 2021 tercatat sudah lebih dari 600 tenaga kesehatan yang meninggal.

Senator atau anggota DPD Ri dr. Jihan Nurlela memberikan perhatian serius terhadap angka kematian tenaga kesehatan tersebut. Senator Lampung itu menyampaikan beberapa catatan khusus kepada pemerintah. Pertama, tentu berkaitan dengan infeksi nosokomial (infeksi yang terjadi di rumah sakit). Ini harus jadi perhatian serius bagi pemerintah, termasuk dalam mengatur atau mengawasi jam kerja dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

Baca Juga : Kapolri Lantik 19 Perwira Tinggi, Sederet Tugas Menunggu

"Berikanlah perhatian yang lebih seperti fasilitasi-fasilitas yang bisa meningkatkan imun. Dan yang penting jangan sampai ada tenaga kesehatan yang kesusahan mendapatkan fasilitas kesehatan. Kalau perlu buatkan badan perlindungan Tenakes,” katanya, Rabu 27 Januari 2021.

Selain itu, Jihan merekomendasikan kepada pemerintah melalui Kementrian Tenaga Kerja agar memberikan intensif khusus kepada tenaga kesehatan, termasuk tenaga pendukungnya seperti sopir, cleaning servis, dan lainnya.

Baca Juga : Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Enam Laskar FPI

"Kedua, agar Menkes merekomendasikan kepada kementrian terkait seperti Kementrian Tenaga Kerja untuk memberikan insentif terhadap tenaga-tenaga pendukung fasilitas kesehatan seperti sopir ambulance, cleaning service RS, dan lainnya,” tandasnya. Jihan mengakui sebagai politisi berlatarbelakang dokter, kesejahteraan tenaga kesehatan, dan tenaga pendukungnya perlu diperhatikan.

Ketiga, mendesak Kemenkes agar memperhatikan TKS kesehatan (honorer) baik itu bidan, perawat ataupun Tenakes lainnya. Karena kesejahteraan masih jauh dari layak dibanding dengan beban kerja yang berat. Paling tidak berikan insentif dari pusat seperti yang dilakukan kemendikbud kepada guru honorer. Sebagai anggota Komite III DPD RI yang membidangi kesehatan, catatan ini juga disampaikan melalui rekomendasi Komite III DPD RI kepada pemerintah.

Baca Juga : Pemerintah Luncurkan Kartu Prakerja Catin, LaNyalla: Modal Awal Persiapan Kehidupan Baru

“Secara umum rekomendasi Komite III juga mendesak percepatan vaksinasi kepada masyarakat agar lekas tercapai herd imunity dan program vaksinasi berjalan dengan efektif,” pungkasnya. (*)

Reporter : Syafril Amir | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]