Pengelolaan Sampah Sektor Usaha Tahan Banting Selama Pandemi Covid-19


Senin, 01 Februari 2021 - 19:05:25 WIB
Pengelolaan Sampah Sektor Usaha Tahan Banting Selama Pandemi Covid-19 Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati menyebutkan, bidang pengelolaan sampah salah sektor usaha yang tahan banting (resilient) selama pandemi covid-19.

"Di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19, sektor yang justru mengalami pertumbuhan positif salah satunya adalah sektor pengelolaan sampah atau limbah,” papar Vivien dalam tertulis, Senin (1/2/2021), terkait rencana peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021 pada 21 Februari mendatang.

Baca Juga : Menkes Minta Daerah Prioritaskan Vaksinasi untuk Lansia

Dia mengutip laporan Badan Pusat Statistik (BPS) perekonomian Indonesia kuartal III 2020 pada 5 November 2020. Dari 17 lapangan usaha yang ada, 7 sektor masih tumbuh positif meskipun melambat, antara lain informasi dan komunikasi, pertanian, administrasi pemerintahan, jasa pendidikan, real estate, jasa kesehatan, serta pengadaan air, pengelolaan sampah, dan limbah.

"Sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, dan limbah merupakan sektor yang tumbuh sangat tinggi, yaitu 6,04%. Ini merupakan kabar baik bagi pengelolaan sampah di Indonesia," katanya.

Baca Juga : Kemenparekraf Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Terkait peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 dijelaskan, sesuai Surat Edaran (SE) Menteri LHK, Siti Nurbaya, ada tiga maksud dan tujuannya. Pertama, memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

Kedua, memperkuat partisipasi publik dalam upaya menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi melalui gerakan memilah sampah.

Baca Juga : Buru Pria yang Mengaku Nabi ke-26, Polri Gandeng Interpol

Ketiga, memperkuat komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha lainnya dalam implementasi bisnis hijau (green business) dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

HPSN tahun ini bertema “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi” dan penyelenggaraanya akan fokus pada kegiatan dilakukan melalui upaya-upaya pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi yang dilaksanakan melalui kegiatan Bulan Peduli Sampah Nasional selama Februari.

Baca Juga : Menteri KP Ingatkan Eksportir Perikanan Taati Aturan Pajak dan Jamsos

Ragam kegiatan peduli sampah tingkat nasional dan daerah yang dilaksanakan pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha dan elemen masyarakat meliputi peringatan HPSN 2021 di seluruh wilayah di Indonesia dan dilaksanakan secara online.

Kemudian membangun partisipasi masyarakat melalui pilah sampah dari rumah sebagai upaya menyediakan bahan baku sampah yang bernilai ekonomi. Membangun partisipasi dan peran industri menjadikan sampah sebagai bahan baku industri daur ulang, dan kampanye sampah sebagai bahan baku ekonomi.

“Secara sederhana, HPSN 2021 harus menjadi babak baru pengelolaan sampah di Indonesia dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi Indonesia,” katanya. (*)

Reporter : Syafril Amir | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]