Siaga Darurat Karhutla Riau, BNPB Segera Kirim 3 Helikopter Water Boombing


Kamis, 18 Februari 2021 - 00:10:48 WIB
Siaga Darurat Karhutla Riau, BNPB Segera Kirim 3 Helikopter Water Boombing Pemadaman karhutla di Riau. (Ist-Haluanriau.co)

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Kepala Badan Penanggulan Bencana Nasional (BNPB), Doni Manardo, menerima Surat Gubernur Riau melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Kamis (18/2), di Jakarta.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, mengatakan, ia langsung meneruskan surat peminjaman heli yang telah ditandatangani Gubernur Riau, Syamsuar, untuk Status Siaga Darurat Karhutla Riau 2021. Kepala BNPB Doni Monardo, mengapresiasi kinerja Pak Gubernur di tahun 2020 lalu. Atas keberhasilan menekan angka kebakaran hutan di Riau.

Baca Juga : Paket Sembako Dibagikan Lanal Ranai untuk Warga Teluk Buton

“Saya mengapresiasi Riau yang telah menetapkan dari awal siaga darurat di Riau, untuk pencegahan secara Preventif di Riau. Apa yang dilakukan pak Gubernur Riau dalam mencagah karthutla, sesuai juga dengan arahan Bapak Presiden, Menko Polhukam dan Mentri LHK RI,” kata Doni, melaui Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.

Edwar Sanger, menjelaskan, surat pengajuan permohonan yang diajukan berupa bantuan tiga unit helikopter dan satu pesawat, yang diperuntukkan untuk kegiatan pencegahan Karhutla sudah ditandatangani Gubernur.

Baca Juga : Asap Hitam Pabrik Milik BIM Diduga Cemari Udara

”Setelah diteken sama pak Gubernur, saya langsung ke kantor BNPB dan menyerahkannya ke Pak Monardo. Dua dari tiga hely yang diajukan ke pusat, pasca ditetapkannya status siaga bencana Karhutla kemarin itu, yakni diperuntukan untuk Water Boombing (WB),” katanya.

“Sedangkan, untuk satu unit helikopter lagi, diperuntukan untuk patroli. Keberadaan heli dianggap sangat penting, dalam upaya penanggulangan Karhutla, terutama menjangkau lokasi yang jauh dari akses jalan. Mudah-mudahan setelah kita ajukan, cepat diproses, kemudian segera didatangkan ke Riau,” tambahnya.

Baca Juga : Tayang Perdana dan Bedah Film Mimpi Anak Sakai Digelar di Kampus UMRI

Selanjutnya, untuk pengajuan pesawat, akan diperuntukan untuk kegiatan Tekhnologi Modifikasi Cuaca (TMC). BPBD Riau sendiri saat ini sedang menjalin komunikasi dengan pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). TMC juga sangat penting dalam upaya melakukan hujan buatan, guna pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

”Untuk pesawat biasanya bisa jenis Cassa atau CN295. Untuk heli, sama tergantung pusat juga, bisa sikorsky, bisa kamov atau MI-17. Tergantung pusatlah, mana nanti yang dikirim ke Riau,” tutupnya.

Baca Juga : KPK Awasi Pendataan Perizinan Lahan Perkebunan

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Riau akhirnya menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla tahun 2021, terhitung tanggal 15 Februari hingga 31 Oktober 2021. Status ini ditetapkan setelah 4 Kabupaten Kota menetapkan status Siaga darurat bencana Karhutla, Kota Dumai, Kabutan Siak, Pelalawan dan Bengkalis. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]