Dampak Liburan Imlek, Kasus Positif Covid-19 Meningkat di Riau


Selasa, 23 Februari 2021 - 21:46:11 WIB
Dampak Liburan Imlek, Kasus Positif Covid-19 Meningkat di Riau Ilustrasi.Net

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Setelah mengalami penurunan, kembali terjadi kenaikan kasus penambahan pasien terkomfirmasi positif Covid-19 di

Hari Senin (22/2), bertambah sebanyak 51 kasus, sehari sebelumnya bertambah sebanyak 199 kasus, total terkomfirmasi sebanyak 30.857 kasus.

Baca Juga : 'Varian Raja' dari Afsel, Corona B1351 Harus Lebih Diwaspadai dari B117

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, kasus baru dalam beberap hari ini bisa jadi pasca libur Imlek pekan lalu. Dimana masih ada masyarakat yang keluar kota, dan kembali dari luar kota menjalani swab, dengan hasil positif. Namun peningkatan tidak begitu signifikan, bila dibandingkan libur panjang lalu.

“Ya kasus positif naik lagi, bisa jadi karena dari liburan lalu. Dan sistemnya mentainance yang disampaikan yang dileriksa, jumlah sample yang masum. Dan ini menandakan kasus terkonfirmasi positif masih fluktuatif,” ujar Mimi dilansir Haluanriau.co.

Baca Juga : Ibu Hamil tak Direkomendasikan Vaksinasi Covid-19, Ini Penjelasan PP POGI

Sementara itu, untuk pasien yang sembuh dan pulang masih terus bertambah dan meningkat bila dibandingkan kasus positif. Yang sembuh bertambah 94 pasien, total sembuh dari Covid-19 sebanyak 29.168 pasien. Sedangkan pasien yang meninggal akibat covid bertambah sebanyak 2 orang total 746 orang meninggal akibat Covid-19.

“Angka pasien yang sembuh masih tinggi, sekarang bertambah 94 pasien yang sembuh. Persentase yang sembuh mencapai 94,4 persen. Angka pasien yang meninghal dunia masih rendah, memang setiap harinya masih terjadi pasien yang meninggal akibat Covid-19, rata-rata yang sudah usia lanjut, dan ada penyakit bawaan,” ungkap Mimi.

Baca Juga : Ada Beberapa Varian Mutasi Corona Baru yang Ditemukan, Apa saja?

Terkait dengan vaksinasi bagi tenaga kesehatan, Mimi Yuliani Nazir, menjelaskan sudah mencapai 92 persen. Sesuai dengan target vaksinasi tahap pertama bagi Nakes selesai hingga akhir Februari 2021. Untuk selanjutnya akan dijalankan vaksinasi tahap kedua bagi lansia dan dan petugas publik.

“Secara manual vaksinasi bagi tenaga kesehatan sudah mencapai 92 persen. Kalau di aplikasi masih 82 persen, masih banyak yang belum di antry. Mudah-mudahan selesai pada bulan Februari ini untuk vaksinasi tenaga kesehatan,” kata Mimi.

Baca Juga : Tak Perlu Heboh Jika Sakit Kepala Pasca Divaksin, Atasi dengan Cara Ini

“Untuk caksinasi tahap kedua, itu yang diprioritas untuk lansia dulu, baru tenaga publik. Tapi kita masi menunggu pengiriman vaksin dari pemerintah lusat, mungkij masih dalam proses. Kalau jadwalnya Maret yang lansia sudah muai di vaksin, ini saja TNI Polri, juga minta segera di vaksin, termasuk wartawan ni. Tapi kita tunggu vaksinnya datang,” kata Mimi.(*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]aluan.com