Politeknik ATI Padang Telah MoU dengan 4 Perusahaan di APOLIN


Selasa, 23 Februari 2021 - 22:41:49 WIB
Politeknik ATI Padang Telah MoU dengan 4 Perusahaan di APOLIN Direktur Politeknik ATI Padang, Ester Edwar didampingi jajaran (kiri), Kepala BPSDMI Kemenperin, Arus Gunawan (tengah) dan Ketua APOLIN, Rapolo Hutabarat saat penandatanganan MoU secara virtual, Senin (22/02/21).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Guna mempercepat link and match dengan industri, Politeknik ATI Padang telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan 4 (empat) perusahaan yang berada dibawah naungan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN).

Empat perusahaan tersebut diantaranya adalah PT Ecogreen Oleochemicals, PT APICAL, PT Sumi Asih, dan PT Energi Sejahtera Mas.

Baca Juga : Adaptasi Industri 4.0, Politeknik ATI Padang Gelar Workshop SDM

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Direktur Politeknik ATI Padang, Ester Edwar menjelaskan, APOLIN yang berdiri tahun 1995 dan berkedudukan di Jakarta merupakan asosiasi yang terhimpun dari perusahaan-perusahaan industri oleochemical di lndonesia yang saat ini beranggotakan sebanyak 11 perusahaan oleokimia.

"Dari sebelas perusahaan anggota Apolin, baru empat perusahaan menjalin MoU dengan  Politeknik ATI Padang. Keempat perusahaan tersebut antara lain PT Ecogreen Oleochemicals, PT APICAL, PT Sumi Asih, dan PT Energi Sejahtera Mas," kata Ester Edwar saat kegiatan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) Politeknik ATI Padang dengan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN), Senin (22/2/2021) kemarin.

Baca Juga : Disaksikan Inspektorat Jenderal Kemenperin RI, Politeknik ATI Padang Tandatangani Pakta Integritas

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Arus Gunawan mengapresiasi, kerjasama antara Apolin dan Politeknik ATI Padang dalam rangka membangun link and match sumber daya manusia dengan industri. 

“Pemerintah telah memiliki kebijakan untuk memperkuat struktur industri seperti harga gas, program hilirisasi, dan secara umum program subtitusi impor sebesar 35%,” ujar Arus Gunawan.

Baca Juga : Alur Pengambilan Toga Wisuda Politeknik Negeri Padang

Kementerian Perindustrian menyiapkan 6 program prioritas untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing di  bidang industri.

Antara lain pengembangan pendidikan vokasi industri menuju dual system, pembangunan Politeknik/Akademi Komunitas di Kawasan Industri.

Baca Juga : Segera Daftar! Batas Pendaftaran Wisuda Politeknik Negeri Padang Berakhir Besok

Membangun link and match SMK dan Industri, menerapkan pendidikan dan pelatihan (diklat) sistem 3 in 1 yakni pelatihan, sertifikasi kompetensi, penempatan kerja, pembangunan infrastruktur kompetensi dan sertifikasi kompetensi tenaga kerja industri, dan pendirian Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM Industri 4.0.

Sebelumnya diberitakan, Politeknik ATI Padang melakukan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN), Senin (22/2/2021).

Ini merupakan usaha dari kampus yang bernaung di bawah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memberikan jaminan penyelenggaraan pendidikan vokasi yang link and match dengan kebutuhan industri.

Turut hadir Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Industri Kemenperin, Ketua Umum Dewan Masyarakat Sawit Indonesia, Ketua Umum Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]