Catat! Gubernur BI Tegaskan Bitcoin Bukan Alat Pembayaran Sah


Kamis, 25 Februari 2021 - 13:51:12 WIB
Catat! Gubernur BI Tegaskan Bitcoin Bukan Alat Pembayaran Sah Gubernur BI Perry Warjiyo

HARIANHALUAN.COM - Bank Indonesia (BI) menekankan bitcoin bukan alat pembayaran sah di Indonesia. Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan rupiah masih menjadi alat pembayaran sah di Indonesia.

"Sejak awal kami tegaskan bitcoin tidak sebagian pembayaran sah demikian juga mata uang selain Rupiah," kata Perry dalam video virtual, dikutip dari okezone.com, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga : Satgas Covid-19 Minta Pemda Tegas Tegakkan Aturan Terkait Mudik

Lanjutnya poin penting sesuai dengan UUD 45 di Indonesia hanya ada 2 mata uang yang disebut rupiah. Jadi, di seluruh alat pembayaran menggunakan koin, uang kertas, uang digital itu harus menggunakan rupiah

"Itu wewenangnya ada di Bank Indonesia itu untuk pertama," katanya.

Baca Juga : Mendes PDTT: 45 Persen Desa Sudah Terima Dana Desa

Saat ini, harga Bitcoin sempat naik tinggi dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level USD58.000 per koin. Ini karena masuknya perusahaan besar ke cryptocurrency.

Terbaru adalah Tesla Inc yang mengumumkan investasi sebesar USD1,5 miliar di Bitcoin. Alasannya, untuk memaksimalkan return dari uang tunai yang dimiliki perusahaan. Tesla juga buka opsi untuk menerima pembayaran pembelian mobil dengan Bitcoin.

Baca Juga : Ingin Mudik Sebelum 6 Mei, Kakorlantas Polri: Silakan Saja!

Masuknya pemain besar ini diartikan para investor ke depan akan semakin besar penerimaan semua pihak terhadap Bitcoin sebagai mata uang digital dan tempat investasi. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]