Diduga Terlantarkan Anak, KPA Panggil Daus Mini


Kamis, 25 Februari 2021 - 14:24:13 WIB
Diduga Terlantarkan Anak, KPA Panggil Daus Mini Arist Merdeka Sirait

HARIANHALUAN.COM - Daus Mini diduga telah menelantarkan sang anak. Ia tiba-tiba saja hilang dari mantan istrinya, Yunita Lestari, dan tidak memberikan nafkah lagi kepada Ivander Haykal Firdaus alias Ical.

Diduga hal itu terjadi usai istri Daus Mini, Shelvie Hana Wijaya, meragukan Ical sebagai anak suaminya. Ia sampai meminta Yunita Lestari melakukan tes DNA terhadap Ical.

Baca Juga : Polemik Vaksin Nusantara, Wakil Ketua DPD RI: Selesaikan Secara Keilmuan

Mengenai hal tersebut, Komnas Perlindungan Anak akan memanggil Daus Mini. Ia akan dimintai keterangan terkait masalah itu.

"Berdasarkan laporan ibu Yunita, sikap Komnas Perlindungan Anak secara tegas bahwa ibu Yunita dengan Daus sejak anak itu lahir sudah mengumumkan kepada publik. Saya juga mengetahui bahwa ada anak beliau. Artinya, anak ibu Yunita sekarang tidak perlu dipertanyakan. Karena anak itu sudah diakui. Jadi tidak ada masalah," kata Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (KPA), Arist Merdeka Sirait, saat ditemui di kantornya, kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga : Tolak Tanggapi Hasil Survei NSN, Risma: Belum Tentu Juga Saya Masih Hidup

Arist Merdeka Sirait mengatakan, istri Daus Mini tidak memiliki wewenang untuk menyuruh Yunita Lestari melakukan tes DNA terhadap Ical. Karena sejak awal, Daus Mini pun sudah mengakui dengan sadar jika Ical memang adalah anaknya.

"Sekarang ada perdebatan di media sosial bahwa istri Daus meminta tes DNA untuk membuktikan apakah itu benar anak Daus atau Yunita. Nah itu tidak ada relevansinya. Itu adalah kekerasan yang membuat anak trauma. Tidak layak itu disampaikan ke publik," ujar Arist Merdeka Sirait.

Baca Juga : Yang Lain Menolak, Dedi Mulyadi Malah Mendukung: Saya Siap Disuntik Vaksin Nusantara

Namun Arist Merdeka Sirait belum bisa memastikan kapan pemanggilan Daus Mini ke Komnas Perlindungan Anak. Tapi ia akan segera melakukan hal tersebut dalam waktu dekat.

"Kita akan panggil Daus dan istrinya dalam waktu dekat. Karena setelah diumumkan bahwa itu anak mereka dan terjadi perceraian kemudian menikah lagi, sebenarnya Daus itu sebelum menikah pun sudah memberikan nafkah dan kasih sayang. Terus apa hubungannya istri ketiga Daus (sebut) perlu melakukan DNA. Itu kekerasan," papar Arist Merdeka Sirait.

Baca Juga : Siap Siaga! 9 Provinsi Ini Diprediksi Bakal Diterjang Topan Surigae

"Daus juga harus mengakui bahwa memang itu anaknya. Karena kalau istri ketiga mengatakan hal itu, apakah ada diskusi antara Daus dan istrinya, itu harus jadi persoalan. Jadi mereka harus memastikan. Kalau nanti Daus tidak memberikan penjelasan dari pengumuman mereka menikah, itu termasuk pelanggaran. Jadi tidak perlu diskusi panjang lebar, cukup berhenti lah mengatakan hal itu dan bertanggung jawab. Kalau tidak dilakukan, itu termasuk pelanggaran. Karena Daus sudah tidak memberikan nafkah dan menutup akses terhadap anaknya," bebernya. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]