Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar


Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58:20 WIB
Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Situasi Myanmar makin tak kondusif. Pendukung dan penentang militer bentrok di jalan-jalan kota Yangon, Kamis (25/2/2021).

Dilansir dari CNBC Indonesia, ini terjadi ketika aparat memblokir mahasiswa yang berbaris menentang digulingkannya pemerintahan sipil di universitas utama di Yangon. Di saat yang sama 1.000 pendukung militer berkumpul dan berunjuk rasa di pusat bisnis itu.

Baca Juga : Ini Mobil Pengangkut Jenazah Pangeran Philip, Sudah Dipersiapkan Sejak 2016

Pendukung militer kemudian mengancam fotografer yang bertugas meliput berita. Ini membuat bentrokan pecah dengan massa penentang militer yang menyebabkan seorang fotografer terluka.

Bukan hanya itu pendukung militer juga disebut melemparkan batu dan menembak dengan ketapel. Ada laporan penikaman, namun belum bisa dikonfirmasi.

Baca Juga : Waduh! WHO Sebut Pandemi COVID-19 Masih Jauh dari kata Usai

"Kami mahasiswa harus menghancurkan kediktatoran," kata pendemo anti kudeta Kaung Sat Wai (25).

"Sejak kudeta, hidup kami menjadi tanpa harapan. Mimpi kami mati."

Baca Juga : Mrs World, Kontes Kecantikan Khusus Wanita Bersuami yang Sempat Bikin Heboh

Sementara itu, di wilayah lain Myanmar, para dokter mengadakan protes yang mereka sebut 'revolusi jas putih'. Aplikasi media sosial Facebook juga melarang platform mereka digunakan militer termasuk Instagram.

Sebuah kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan 728 orang sudah ditangkap aparat. Sebelumnya pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan pejabat partai pemenang pemilu November 2020 ditahan dengan tudingan kecurangan. (*)

Baca Juga : Seekor Kucing Jadi Kepala Kepolisian di Jepang, kok Bisa?

Editor : Heldi Satria | Sumber : CNBC Indonesia
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]