Chef Renatta Sebut Bukan Lemak yang Bikin Gemuk tapi Gula, Ini Penjelasannya


Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:50:48 WIB
Chef Renatta Sebut Bukan Lemak yang Bikin Gemuk tapi Gula, Ini Penjelasannya Chef Renatta

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Lemak sering dijadikan kambing hitam sebagai penyebab kelebihan berat badan. Padahal, kata Chef Renatta, gula lah yang menyebabkan kegemukan. Ini penjelasannya.

Beberapa waktu lalu Chef Renatta diundang dalam Podcast Deddy Corbuzier (30/02). Dalam podcast tersebut, Chef Renatta banyak berbincang tentang asupan makan termasuk juga tips diet.

Baca Juga : Trik dan Tips dari Dokter Spesialis agar Kulit Sehat Selama Ramadan

Chef dengan nama lengkap Puti Renatta R. Moeloek mengaku sempat mengalami kelebihan berat badan hingga 74 kg. Bicara soal berat badan, sering kali disebut-sebut bahwa asupan lemak yang menjadi penyebabnya.

Namun, Chef Renatta dan Deddy Corbuzier mengungkap fakta lain. Mereka sepakat bahwa bukan lemak yang menyebabkan berat badan bertambah, melainkan asupan gula.

Baca Juga : Ingat Ya! Bayarkan Dua Hal Ini Dulu Kalau Dapat THR

"Yang jelek itu gula bukan lemak. Karena gula yang tidak terbakar akan jadi lemak. Sementara lemak akan tetap jadi lemak," ujar Deddy Corbuzier, dikutip dari detikcom.

Chef Renatta juga menambahkan bahwa tidak ada masalah jika tubuh mengasup lemak, asalkan tidak memasukkan asupan gula. "Ketika lu makan gula, gula yang akan jadi lemak," ujar Chef Renatta.

Baca Juga : Wah! Konten Video Vision+ Original Series hingga Live TV Nasional Kini Hadir di MAXstream

Hal tersebut juga dibuktikan oleh beberapa ilmuwan dunia, seperti yang dilansir dari Business Insider (18/03/19). Namun, di belahan dunia manapun, lemak dan gula jarang dimakan terpisah.

Misalnya saat mengonsumsi donat. Donat mengandung karbohidrat yang digoreng dengan minyak, kamu akan mendapatkan kombinasi antara gula dan lemak. Berbeda jika kedua asupan tersebut dimakan secara terpisah.

Baca Juga : Semarakkan Momen Ramadan, Ada Video Challenge Telkomsel Berhadiah Puluhan Juta

"Konsumsi lemak tidak menyebabkan penambahan berat badan. Justru sebaliknya, lemak dapat menurunkan berat badan meski sedikit," ujar Aaron Carroll, seorang ilmuwan Fakultas Kedokteran Universitas Indiana.

Sementara gula ketika dimakan sendiri dapat secara signifikan meningkatkan bobot tubuh. Bukan hanya itu, tetapi juga dikaitkan dengan berbagai penyakit serius hingga risiko kematian.

Namun, Chef Renatta memiliki tips tersendiri saat mengonsumsi makanan manis tanpa takut menaikkan timbangannya. Tipsnya adalah mampu mengontrol porsi yang cukup dan sadar akan kesehatan.

Chef Renatta mengaku dirinya masih makan makanan manis. Bahkan ia merupakan pecinta dessert, terutama es krim. Menurutnya es krim yang enak adalah yang mengandung banyak gula.

"Gue suka es krim. Es krim yang enak adalah yang banyak gula. Dicoba es krim sugar free gak dapet teksturnya. Tapi karena gue sadar, gue masih bisa kontrol untuk jangan berlebihan," ujar Chef Renatta. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]