Hijab Bukan Halangan bagi Perempuan untuk Belajar Diving


Sabtu, 27 Februari 2021 - 20:24:41 WIB
Hijab Bukan Halangan bagi Perempuan untuk Belajar Diving Ujian bersama sertifikasi menyelam (diving license) jenjang A1 dan A2-POSSI yang digelar di Pulau Pagang, Kamis (25/2/2021).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 15 orang mahasiswa dari Unit Kegiatan Kemahasiswaan Diving Proklamator Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang Diving Club mengikuti ujian bersama sertifikasi menyelam (diving license) jenjang A1 dan A2-POSSI yang digelar di Pulau Pagang.

Hebatnya, delapan orang diantaranya adalah perempuan yang sehari-harinya selalu mengenakan jilbab. Sebelum ujian di perairan terbuka, para peserta yang mengikuti sertifikasi selam itu terlebih dahulu melakukan pemantapan di kolam renang Wirabraja beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga : Hasil Dua Operasi Polda Sumbar, Ratusan Tersangka Sudah Ditangkap

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di harianhaluan.com

Aulia Hayatullhusni, ketua pelaksana dari Diving Proklamator menyebutkan, walau memakai jilbab dalam kesehariannya, tidaklah menghambat aktivitasnya dalam menekuni olah raga selam "scuba diving". Diakuinya banyak juga yang menanyakan, bagaimana perempuan berjilbab belajar diving.

Baca Juga : Wabup Pasaman Sabar AS Minta PMI Jaga Ketersediaan Stok Darah

“Jilbab tidak menghalangi kita untuk belajar diving, nanti banyak senior-senior yang akan mendampingi” tegas Aulia.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di harianhaluan.com

Baca Juga : Operasi Antik Singgalang 2021 di Pasaman, 20 Paket Ganja Kering Diamankan

Ia tidak sendiri, tetapi ada belasan orang temannya lagi yang sama-sama menggemari Scuba Diving. Bahkan hari ini sebanyak 7 orang mengikuti ujian sertifikasi jenjang A1 dan 1 orang lagi naik jenjang ke A2.

Instruktur selam Diving Proklamator, Mabruri Tanjung mengatakan bagi seorang penyelam mempunyai sertifikat selam merupakan suatu kewajiban. Sama halnya seseorang yang mengendarai kendaraan bermotor wajib mempunyai SIM. Hal itu terkait dengan kegiatan menyelam, baik untuk penelitian bawah laut maupun olah raga termasuk salah satu kegiatan yang berisiko bagi keselamatan, apalagi jika dilakukan oleh orang yang belum terlatih. 

Baca Juga : Hari Pertama Ramadhan, Dispar Sumbar Gelar Pertemuan antara Pelaku Pariwisata dan Citilink

Disebutkannya, tahapan pendidikan yang dilakukan untuk bisa lolos sertifikasi selam antara lain, PAP (Pendidikan Akademik Penyelaman), LKK (Latihan Ketrampilan Kolam), Ujian Materi, dan LPT (Latihan Perairan Terbuka).

Pendidikan Akademik Penyelaman (PAP) merupakan sesi penyampaian materi penyelaman yang aman dan nyaman berdasarkan POSSI , selanjutnya Latihan Keterampilan Kolam (LKK) dilakukan di kolam renang Wirabraja Tarandam. Pada saat LKK ini peserta diajarkan skill waterman ship yaitu keahlian renang dasar, skin dive yaitu keahlian berenang menggunakan masker dan fin, dan dasar-dasar teknik penyelaman yang meliputi pengenalan alat-alat selam sampai cara menggunakannya dengan benar.

“Setelah ujian materi yang telah diberikan pada saat PAP, dilanjutkan dengan Latihan Perairan Terbuka diberbagai spot yang berbeda di Pulau Pagang. Di setiap spot tersebut instruktur dibantu asisten menguji teknik-teknik yang telah diajarkan ketika LKK”, jelas Tanjung didampingi senior Diving Proklamator Indrawadi Mantari. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : relis
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]