Ratusan Hektare Sawah di Campago Barat Terancam Kekeringan


Sabtu, 27 Februari 2021 - 20:35:41 WIB
Ratusan Hektare Sawah di Campago Barat Terancam Kekeringan Anggota DPR RI Leonardy Harmainy saat menjemput aspirasi masuyarakat di Campago Barat, Kabupaten Padang Pariaman.

CAMPAGO BARAT, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 350 hektare sawah di Nagari Campago Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman terancam kekeringan. Kekhawatiran ini disebabkan bendungan Batang Duku di Nagari Pilubang jebol. Begitu juga dengan Bendungan Belimbing di Korong Jilatang yang juga rusak akibat banjir.

"Bendungan yang rusak mengairi 350 sawah di Campago Barat ini. Jika kondisi ini dibiarkan, maka warga kami yang umumnya petani akan terganggu perekonomian keluarga mereka," ujar Wali Nagari Campago Barat, Junaidi, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga : Fadly Amran Gelar Silaturrahmi dengan KAN Lareh Nan Panjang Jelang Ramadan 1442 H

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Dijelaskan oleh Junaidi, perbaikan Bendungan di Sungai Paku Nagari Pilubang jelas tidak bisa dilakukan dengan menggunakan Dana Desa Campago Barat. Sementara, keberadaannya sangat vital bagi warganya. Bendungan Belimbing katanya juga sudah diperbaiki secara swadaya, namun rusak lagi.

Sudah bebrapa kali dilihat oleh Anggota DPRD namun hingga kini belum ada realisasinya. Pernah juga dihitung oleh Dinas PU Kabupaten. Bendungan akan baik lagi dengan menelan biaya Rp1,6 miliar," lanjutnya.

Baca Juga : BST Kemensos Kembali Disalurkan Pada Keluarga Penerima Manfaat Kota Padang Panjang

Simak juga Berita Sumbar Terbaru di Harianhaluan.com

Wali Nagari Junaidi juga meminta dukungan terhadap keinginannya memajukan perekonomian bersendikan adat dan agama. Diakuinya, perekonomian terganggu akibat rusaknya bendungan dan saluran irigasi. Pembangunan di bidang adat, seni dan budaya juga kurang jalan, terutama tahun 2020 yang banyak terserap oleh penanganan dan penanggulangan Covid-19. 

Menurutnya, pembangunan di bidang agama kini juga tak bisa dilaksanakan. Nagari butuh dukungan infrastruktur rumah ibadah dan kegiatan keagamaan di nagari itu. Camat V Koto Kampung Dalam, Vemi Tulalo juga mendukung pemaparan walinagari Campago Barat. Khusus nagari, bendungan dan saluran irigasi memang sangat prioritas.

Baca Juga : Percepat Transaksi APBD Secara Non Tunai, Bupati Agam Tandatangani SK TP2DD

"Normalisasi Batang Naraslah yang perlu diutamakan. Sebab nagari-nagari di V Koto Kampung Dalam semua dilalui oleh Batang Naras. Normalisasi juga akan menyelamatkan jembatan baru yang menghubungkan Campago dan Campago Barat. Jembatan itu juga akses yang paling cepat dari Sungai Limau ke V Koto Kampung Dalam," lanjutnya.

Hal itu juga didukung oleh Kapolsek Kampung Dalam, AKP Kasman. Bendungan, jembatan dan normalisasi sungai perlu diperhatikan. Dukungan dan fasilitasi Anggota DPD RI sangat diharapkan agar dapat perhatian dari pihak terkait. Hanya saja, dia mengingatkan agar masyarakat pun paham dengan prinsip anggaran negara. Senator datang ke nagari dalam rangka menyerap aspirasi, bukan membagikan uang atau program pembangunan. (*)

Baca Juga : Kota Padang Panjang Terima Penghargaan TP2DD di FEKDI

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]