Menteri LHK Cari Solusi Ekonomis bagi Warga Desa Bangun yang Sempat Bergantung pada Pemilahan Sampah


Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:21:43 WIB
Menteri LHK Cari Solusi Ekonomis bagi Warga Desa Bangun yang Sempat Bergantung pada Pemilahan Sampah Menteri LHK Siti Nurbaya, saat berdiskusi soal solusi ekonomis bagi warga Desa Bangun, Mojokerto, Jawa Timur, yang sempat bergantung pada aktivitas pemilahan sampah sisa impor, Jumat (26/2). IST/HUMAS KLHK

MOJOKERTO, HARIANHALUAN.COM — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggandeng banyak pihak untuk mengurai dan memecahkan persoalan ekonomi yang memaksa warga Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto, yang sebelumnya bersandar pada sumber pendapatan dari pemilahan sampah impor.

Hal itu disampaikan Menteri LHK Siti Nurbaya saat melakukan kunjungan ke desa bangun bersama aparatu Pemprov Jatim, Pemkab Mojokerto, serta sejumlah akademisi dari Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS), Jumat (26/2) kemarin.

Baca Juga : Paket Sembako Dibagikan Lanal Ranai untuk Warga Teluk Buton

“Permukiman warga di Desa Bangun saat ini sudah jauh lebih bersih, karena warga tidak lagi bergantung secara ekonomis dengan memilah sampah sisa impor dari pabrik kertas. Namun, pemerintah tetap berkewajiban menyediakan akses kesejahteraan. Kami akan tindak lanjuti secara konkrit,” kata Siti Nurbaya di Pendopo Desa Binangun, didampingi Plt Bupati setempat dan Dirjen PSLB3 Vivien Rosa.

Siti Nurbaya berjanji, akan segera berkonsolidasi dengan pihak-pihak terkait untuk menemukan solusi bagi warga Desa Bangun, terutama sekali yang terkait dengan tupoksi kerja KLHK sendiri. Beberapa langkah yang bisa dilakukan segera, sambungnya, seperti menyiapkan Fasilitas Pusat Daur Ulang.

Baca Juga : Asap Hitam Pabrik Milik BIM Diduga Cemari Udara

“Ini juga dapat menyerap tenaga kerja. Selain itu, kita juga mengajak masyarakat melakukan budidaya magot, dan membangun tiga hingga empat unit Bank Sampah yang nanti bisa dioptimalkan pengoperasiannya oleh 800 hingga 1.000 Kepala Keluarga di sini. Oleh karena itu saya minta Dirjen melakukan kajian bersama akademisi,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Siti bersama Plt Bupati dan Kepala Desa setempat juga melakukan observasi wilayah untuk pengembangan usaha produktif masyarakat lainnya seperti, ekowisata fishing farm dan budidaya ikan lele. Ia menilai, desa tersebut sangat strategis dan bisa menjadi Desa Pusat Pertumbuhan karena betul-betul berada di wilayah perkotaan.

Baca Juga : Tayang Perdana dan Bedah Film Mimpi Anak Sakai Digelar di Kampus UMRI

“Saya minta Dirjen PSKL dalam konteks kemitraan lingkungan, untuk memfasilitasi. Selain itu, Dirjen PSLB3 juga harus melihat peluang CSR karena desa ini lokasinya di tepi kota, sehingga tentu nanti bisa dibarengi dengan penghijauan. Kita harus cepat, sesuai arahan Bapak Presiden," kata Siti lagi.

Menteri Siti juga mengatakan, bahwa berdasarkan kebijakan Presiden Joko Widodo yang juga selaras dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, maka kesejahteraan masyarakat harus semakin diperkuat dan diperjelas.

Baca Juga : KPK Awasi Pendataan Perizinan Lahan Perkebunan

"Dari Desa Bangun kita dapat memetik pelajaran, seperti terkait dengan menguatkan kebijakan nasional, bahwa sampah harus menjadi bahan baku yang bernilai," kata Menteri Siti lagi.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Siti juga didampingi Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Bambang Supriyanto, Staf Khusus Menteri LHK, Penasihat Senior Menteri LHK, Direktur Pengelolaan Sampah, pimpinan UPT KLHK Provinsi Jawa Timur, Forpika Mojokerto, dan perangkat desa. Dari Desa Bangun, Siti melanjutkan kunjungan ke situs arkeologis dan antropologis Trowulan dan Kumitir Mojokerto.

Dalam kesempatan itu pula, Kepala Desa Bangun Dedik Isharianto mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan tanah bengkok desa untuk pengembangan kegiatan produktif bagi perekonomian masyarakat.

Untuk saat ini, di wilayah tersebut masih beroperasi pegepulan sampah lokal, berupa sampah plastik dan sampah kertas dan kardus. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]