Agar Perhutanan Sosial Produktif, Ini Resep Diberikan Menteri Siti Nurbaya


Ahad, 28 Februari 2021 - 23:31:38 WIB
Agar Perhutanan Sosial Produktif, Ini Resep Diberikan Menteri Siti Nurbaya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyebutkan cara kerja perhutanan sosial agar bisa produktif. Pertama, status lahannya mesti legal. Kedua, dibekali kemampuan manajemen yang baik dalam mengolahnya dan dibarengi dengan upaya peningkatan kemampuan kelompok dan anggotanya. Ketiga, perlu bantuan baik berupa akses permodalan maupun pendampingan yang difasilitasi pemerintah.

"Penerintah nemberikan bantuan Pengembangan Perhutanan Sosial Nasional (Bang Pesona) dan alat ekonomi produktif bagi masyarakat yang telah berhasil mengelola akses perhutanan sosial dengan baik," kata Menteri Siti usai mengunjungi perhutanan sosial di Desa Burno, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (27/2/2021).

Baca Juga : Pesan Penting Kapolri, Tidak Ada Ampun Bagi Polisi yang Terlibat Narkoba!

Seperti yang diberikan Siti Nurbaya kepada kelompok usaha perhutanan Sosial (KUPS) kategori platinum di Desa Burno yang dikelola LMDH Wono Lestari karena produknya telah memiliki pasar yang luas, baik nasional maupun internasional. Karena kelompok LMDH Wono Lestari sudah bagus maka areal seluas 940 Ha di Desa Burno akan diperluas menjadi 4.189 hektare, meliputi 5 desa di 2 Kecamatan.

Kabupaten Lumajang menjadi lokasi pilot project model pengembangan wilayah terpadu dengan basis hutan sosial. Konsep ini melibatkan kementerian/lembaga, pemda provinsi dan pemda kabupaten, dengan kehutanan sebagai leading sektor. (*)

Baca Juga : Kemajuan Industri 4.0 Dorong Indonesia Menuju Sepuluh Besar Kekuatan Ekonomi Global

Reporter : Syafril Amir | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]