Masyarakat Tandikek Utara Harapkan Leonardy Perjuangkan Peningkatan Status Perangkat Nagari


Senin, 01 Maret 2021 - 20:11:05 WIB
Masyarakat Tandikek Utara Harapkan Leonardy  Perjuangkan Peningkatan Status Perangkat Nagari Anggota DPD RI Leonardy Harmainy.

TANDIKEK UTARA, HARIANHALUAN.COM - DPD akan mendorong agar status perangkat nagari ditingkatkan menjadi PPPK. Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, S.IP MH ketika menanggapi harapan dari Ketua KAN Tandikek, Drs. H. Ali Idris.

Ali Idris mengharapkan agar Leonardy memperjuangkan status sekretaris nagari menjadi PNS. Dia menegaskan di Tandikek belum ada sekretaris yang diangkat jadi PNS. Bahkan ia juga berharap perangkat desa pun diprioritaskan bisa menjadi PNS.

Baca Juga : Sumbar akan Bangun Flyover Sitinjau Lauik, Tahun Ini Mulai Urus Izin Lahan dan Hutan Lindung

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Kita harapkan Pak Datuk terus ingat memperjuangkan harapan kita. Tidak lupa dengan kita dan kita pun tidak melupakan beliau," ungkap Ali Idris, Senin (1/3/2021).

Dikatakannya, harapan itu beralasan karena dia tahu bagaimana perhatian Leonardy terhadap Tandikek selama ini. Camat VII Koto Patamuan, Imran Rapi'i menyebutkan soal perhatian Leonardy tak perlu diragukan lagi.

Baca Juga : Dua Kecamatan di Dharmasraya Masuk Zona Hijau

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Saya memanggilnya Bang Leo. Perhatian abang terhadap Patamuan tidak diragukan lagi. Waktu MTQ di Kayu Tanam dulu, hanya dengan pesan WA saja, beliau membantu kafilah Patamuan," ungkapnya.

Dikatakannya, selama mendampingi kunjungan Leonardy di Tandikek dan Tandikek Barat, ada aturan-aturan dalam bernagari yang disampaikan Leonardy. Aturan-aturan tersebut hendaknya diserap agar dapat lebih memajukan nagari ke depannya.

Baca Juga : Belasungkawa dari Pegawai sampai Pimpinan DPRD Solsel, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Meninggal

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh Ketua KAN Tandikek, H. Leonardy Harmainy menyebutkan DPD RI bakal mendorong peningkatan status bagi perangkat nagari. Perangkat didorong untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bahkan kalau perlu diangkat jadi PNS.

"Menurut saya sekretaris nagari, perangkat nagari itu memang lebih baik menyuarakan peningkatan status dibandingkan peningkatan kesejahteraan," tegasnya.

Baca Juga : Maota Jalang Babuko Basamo Ketum HIPMI Sumbar: Ramadhan Menginspirasi Membuka Bisnis Baru

Sebab, kata Leonardy peningkatan status akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan. Ditingkatkannya menjadi PPPK, perangkat akan dapat gaji, tunjangan dan gaji 13 sebagaimana PNS. Bedanya, tidak dapat pensiun.

"Ini lebih baik daripada sekarang, berpakaian PNS namun tidak dapat THR dan gaji ke-13. BLT dana desa pun tidak boleh," ujar Ketua Badan Kehormatan DPD RI itu.

Makanya persatuan perangkat desa Indonesia sebaiknya mengajukan usulan agar diangkat jadi PPPK. Bukan hanya itu, pendidikan wali nagari dan perangkat nagari hendaknya juga ditingkatkan.

SDG'S Desa yang diatur dalam Permendesa PDTT No 13 Tahun 2020, ada sembilan tipe desa/nagari yang ingin diwujudkan. Diantaranya adalah desa peduli pendidikan. Namun patut diperhatikan, jika pendidikan masyarakat di nagari didorong, maka bisa saja warga punya pendidikan S1 dan S2.

Sementara Walinagari/kepala desa dalam persyaratannya bisa tamatan SMA sesuai Pasal 33 UU Nomor 6 Tahun 2014.

"Makanya kita akan ajak Menteri Desa PDTT mempertimbangkan hal ini. Kepala desa/Walinagari hendaknya didorong melanjutkan pendidikan atas biaya nagari. Mudah-mudahan ini bisa direalisasikan," ujar katanya.

Lebih jauh Leonardy menyebutkan, patut dicontoh tekad Walikorong Lubuk Laweh untuk melanjutkan pendidikannya. Setelah jadi Walikorong, Ismael mengambil gelar Sarjana. Namun masih menggunakan dana sendiri. Ke depan kita dorong agar mendapat insentif melanjutkan pendidikan dari dana nagari.(*)

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]