Ini Deretan Penyakit yang Sebabkan Sesak Napas Selain Covid-19


Rabu, 03 Maret 2021 - 10:50:14 WIB
Ini Deretan Penyakit yang Sebabkan Sesak Napas Selain Covid-19 Ilustrasi sesak napas

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sesak napas di masa pandemi seperti sekarang kerap dikaitkan dengan covid-19. Padahal, banyak sekali penyakit lain yang gejalanya ditandai dengan sesak napas.

Sesak napas adalah penyakit yang paling rentan terjadi di masa pandemi covid-19. Ketika serangan penyakit itu muncul, maka penanganan cepat dan tepat harus dilakukan untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

Baca Juga : Ini Syarat dan Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Bagi Bayi Baru Lahir

"Sesak napas sendiri memiliki banyak penyebab yang memengaruhi saluran pernapasan dan paru-paru atau jantung atau juga pembuluh darah. Rerata orang dewasa seberat 70 kilogram akan bernapas dengan kecepatan rerata 14 napas per menit saat istirahat," kata Dokter William C Shiel Jr MD, seperti dinukil dari laman Medicinenet, Rabu (3/3/2021).

Ketika seseorang sesak napas, maka mesti dilihat riwayatnya, apakah gejala itu muncul saat seseorang tidak melakukan apa pun, olahraga, atau aktivitas tertentu. Tidak hanya itu, seberapa sering kemunculan sesak napas pun akan menentukan diagnosis yang tepat.

Baca Juga : Viral! Pesta Pelajar di Kantor Bupati Langgar Prokes

"Penyebab sesak napas antara lain asma, bronkitis, pneumonia, pneumotoraks, anemia, kanker paru-paru, cedera pernapasan, emboli paru, kecemasan, PPOK, high altitude dengan kadar oksigen rendah, gagal jantung kongestif, aritmia, reaksi alergi, anafilaksis, stenosis subglotis, penyakit paru interstitial, obesitas, tuberkulosis, epiglotitis, emfisema, fibrosis paru, hipertensi arteri paru, radang selaput dada, croup, polymyositis, sindrom Guillaun-Barre, sarkoidosis, patah tulang rusuk, keracunan karbon monoksida, dan latihan aerobik," papar dr Shiel, seperti dilansir Okezone.

Selain deretan penyakit tersebut, sesak napas juga bisa terjadi pada gangguan kesehatan berikut ini:

Baca Juga : Dokter Reisa: Vaksinasi pada Bulan Ramadan tidak Membatalkan Puasa, Justru Diwajibkan

1. Penyakit otot dan sistem saraf

Berbagai penyakit otot dan sistem saraf dapat menyebabkan sesak napas dengan melemahkan kapasitas tubuh untuk membuka paru-paru saat bernapas. Contoh penyakit otot adalah distrofi otot. Penyakit sistem saraf seperti kelumpuhan dapat juga menyebabkan sesak napas.

Baca Juga : Pria Lajang Lebih Berisiko Terkena Penyakit Mematikan Ini

2. Penyakit jantung

Banyak kondisi yang memengaruhi jantung dan kapasitasnya untuk mengalirkan darah melalui paru-paru dapat menyebabkan sesak napas. Kondisi ini antara lain penyakit katup jantung dan lainnya.

3. Penyakit jaringan paru-paru

Ada banyak sekali penyakit jaringan paru-paru mulai dari yang umum dan sementara hingga yang tidak umum dan kronis. Ini termasuk infeksi (pneumonia, bronkitis akut dari bakteri, virus, dan lainnya), kanker yang telah menyebar ke paru-paru, toksisitas kimiawi dan radiasi ke paru-paru, toksisitas akibat kerja di area tambang, hemosiderosis, infeksi jamur, reaksi alergi, toksisitas obat, penyakit jaringan ikat, dan banyak lainnya.

 4. Masalah hambatan aliran udara

Obstruksi aliran udara dapat terjadi di mana saja di sepanjang lorong udara tempat kita menghirup udara dari hidung ke mulut, melalui trakea, saluran bronkial, dan saluran udara kecil di paru-paru.

Penyumbatan saluran udara yang tiba-tiba merupakan keadaan darurat medis dan dapat disebabkan oleh benda-benda yang dihirup, partikel makanan, atau cairan.

5. Penyebab lain

Asidosis seperti keracunan salisilat juga menyebabkan sesak napas. Lingkungan dengan kadar oksigen rendah seperti di dataran tinggi juga bisa menjadi penyebab sesak napas. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]