Pengumuman Masuknya Virus Corona Mutasi Inggris Bikin IHSG Rentan Koreksi


Rabu, 03 Maret 2021 - 11:02:58 WIB
Pengumuman Masuknya Virus Corona Mutasi Inggris Bikin IHSG Rentan Koreksi Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pada perdagangan sesi pertama pagi ini, Rabu (3/3), pasar saham domestik bergerak campuran. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi ke level 6.334,24 setelah sebelumnya dibuka menguat pada level 6.378,79. 

Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebut pengumuman masuknya virus corona yang bermutasi dari Inggris ke Indonesia berpotensi menekan pergerakan IHSG. "IHSG berpeluang menguat meskipun rentan terhadap koreksi," kata Kepala Kiwoom Sekuritas, Ike Widiawati, Rabu (3/3), dikutip dari Republika. 

Baca Juga : Bank Nagari Dukung Pemkab Solsel Sukseskan Program Nasional P2DD

Pada Selasa (2/3) malam, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan virus Corona yang bermutasi dari Inggris telah masuk Indonesia sebanyak dua kasus. Kabar ini dinilai menjadi sentimen negatif bagi saham pasar hari ini.

Semetara itu dari faktor global, menurut riset Phillip Sekuritas Indonesia, investor menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi (PDB) kuartal IV 2020 Australia. Investor juga akan memantau rilis data Caixin/Markit Services Purchasing Managers’ Index (PMI) China untuk bulan Februari.

Baca Juga : Harga Pangan di Pasar Lubuk Buaya Naik, Berikut Daftar Lengkapnya

Phillip Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini seiring dengan indeks saham di Asia yang di buka variatif dengan kecenderungan menguat tipis.

"Fokus perhatian investor tertuju pada valuasi harga saham di tengah kekhawatiran mengenai rasa optimisme yang berlebihan di pasar," tulis Phillip Sekuritas dalam risetnya. 

Baca Juga : Pembudidaya Keluhkan Penyakit Ikan, Dinas Pertanian Pangan dan Kelautan Kota Pariaman Beri Tanggapan

Di pasar komoditas, harga minyak mentah dunia memperpanjang penurunan dan berada di bawah 60 dolar AS per barel, tertekan oleh ekspektasi negara produsen minyak yang tergabung dalam OPEC+. OPEC+ akan memutuskan untuk menaikkan volume produksi pada pertemuan pekan ini seiring dengan pulihnya ekonomi global dari pandemi Covid-19. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : Republika
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]