Ini Masker yang Disarankan Ahli untuk Tangkal Corona B117


Rabu, 03 Maret 2021 - 14:29:06 WIB
Ini Masker yang Disarankan Ahli untuk Tangkal Corona B117 Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pakar penyakit menular ternama di Amerika Serikat Dr Anthony Fauci menyarankan untuk 'double masking' atau mengenakan masker rangkap melawan varian baru Corona. Seiring dengan semakin luas penyebaran varian baru Corona B117.
"(Corona B117) itu adalah varian yang memiliki kemampuan lebih tinggi dalam menularkan virus secara efisien dari orang ke orang," kata Fauci beberapa waktu lalu.

"Jika Anda memiliki masker satu lapisan dan memakai satu lapisan lagi, akan masuk akal jika 'double masking' lebih efektif," lanjutnya, dikutip dari Newsweek.

Baca Juga : Pria Lajang Lebih Berisiko Terkena Penyakit Mematikan Ini

Dilansir detik.com, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) beberapa waktu lalu memperbaharui pedoman. Disebutkan, masker rangkap lebih efektif menyaring partikel di udara.

Namun, tak sembarangan masker rangkap, CDC menyarankan lapisan pertama menggunakan masker medis sekali pakai, sementara masker kedua bisa menggunakan masker kain. Hal yang menjadi catatan adalah pastikan masker tetap nyaman saat dipakai dan sudah menutup bagian wajah dengan baik.

Baca Juga : Dokter Maxi: Percepatan Vaksinasi Butuh Peran Seluruh Elemen Masyarakat

"Jangan pakai dua masker medis sekali pakai bersamaan. Masker ini tidak dirancang untuk bisa menutup pas di wajah, sehingga memakai lebih dari satu tidak akan menambah keketatan pemakaian masker," tulis CDC dalam pedoman barunya.

Seperti diketahui, varian Corona B117 sudah masuk Indonesia, diumumkan per Selasa (2/3/2021). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut dua kasus varian Corona B117 yang ditemukan adalah impor, berasal dari Arab Saudi.

Baca Juga : Sumbar 155 Kasus, Jabar dan DKI Terbanyak Penambahan Positif Covid-19 Sabtu Ini

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Subandrio menyebut varian Corona B117 ini sudah masuk Indonesia beberapa minggu lalu.

"Kasusnya sebenarnya kasus impor yang datang di Indonesia, dan datangnya bukan tadi malam. Datangnya beberapa minggu yang lalu. Karena berbagai prosedur baru terdeteksi ada dua kasus," kata Prof Amin dalam diskusi online di kanal YouTube medcomid, Selasa (2/3/2021).(*)
 

Baca Juga : Ini Tips Mencegah Dehidrasi Kulit saat Berpuasa

Editor : Nova Anggraini | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]