Dinas Peternakan Sumbar Pastikan Stok Daging Sapi Surplus Sampai Lebaran


Rabu, 03 Maret 2021 - 18:25:13 WIB
Dinas Peternakan Sumbar Pastikan Stok Daging Sapi Surplus Sampai Lebaran Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dinas Peternakan Sumbar memastikan daging sapi dan ayam di provinsi itu dalam kondisi berlebih atau surplus. Sehingga cukup memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2021.

Kepala UPT RPH Modern Dinas Peternakan Sumbar, Zed Abbas mengatakan, ada 3 (tiga) unsur dari peternakan ini. Tiga unsur tersebut, yakni daging sapi segar, daging sapi beku, dan daging ayam.

Baca Juga : Bank Nagari Serahkan Hadiah untuk Pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalistik

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Pada prinsipnya ketersediaan yang tiga ini di Sumbar ada diposisi surplus. Seperti daging sapi kita ada ketersediaan 480 ribu ekor," kata Zed Abbas.

Begitu juga, ketersediaan ayam potong masih surplus. Pasalnya harga ayam potong di daerah ini masih dikisaran terendah untuk seluruh wilayah Sumatera sehingga produksinya berlebih dan bisa dikirim ke sejumlah daerah.

Baca Juga : Lagi, Tiongkok akan Investasi 1,38 Miliar Dolar AS di Indonesia

"Kemudian telur, di Sumatera Barat ada diposisi 17 ribu ekor ayam petelur. Kita juga mengirimkannya ke daerah di luar provinsi," ujar Zed Abbas.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Maka dari itu, Zed Abbas menegaskan, dalam menghadapi Ramadan dan Lebaran ketersediaan stok peternakan mencukupi. Hanya pasokan untuk daging sapi segar terjadi sedikit kekurangan, karena disebabkan ada persoalan di DKI.

Baca Juga : PDKT jadi Proker UPTD Metrologi Disperindagkop dan UKM Pariaman

"Sehingga berimbas ke Sumbar dengan naiknya harga daging sapi lokal tersebut. Itu bagi kami masih ditingkat yang wajar ditingkat peternak. Namun kita juga harapkan ada kesejahteraan bagi peternak," ulas Zed Abbas.

Jika dilihat data dari 2019, kata Zed Abbas, ketersediaan daging sapi segar pada jumlah potongan dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang ada di Sumbar sebanyak 37.183 ekor. Pada tahun 2020 terjadi penurunan menjadi 28.328 ekor dari siknas yang ada di RPH.

Baca Juga : Keren, Pasar Teluk Uma Nominator Juara Nasional

"Ini juga terjadi karena dampak covid-19 sehingga menurun sekitar 24 persen pemotongan sapi. Sementara angka kelahiran sapi ada di angka 45.047 per tahun, ditambah dengan sapi lokal 90 ribu. Namun kendala apakah semuanya masuk ke RPH?," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]