Hadiri Rapat Kerja Kepala Sekolah, Sabar AS Paparkan Ide Majukan Dunia Pendidikan


Rabu, 03 Maret 2021 - 21:30:18 WIB
Hadiri Rapat Kerja Kepala Sekolah, Sabar AS Paparkan Ide Majukan Dunia Pendidikan Wabup Sabar AS memberikan arahan saat menghadiri rapat kerja kepala sekolah di Lubuk Sikaping.

LUBUK SIKAPING, HARIANHALUAN.COM - Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS meminta seluruh guru di daerah itu harus memiliki karakter serta memperkuat kompetensi kepribadian dan sosial dalam mendidik peserta didik.

Demikian dikatakan Sabar AS saat menghadiri acara singkronisasi program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) se Kecamatan Lubuk Sikaping, Rabu (3/3/2021) bertempat di SDN 05 Pauh, Lubuk Sikaping.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumbar 17-19 April, Simak Wilayah yang Diperkirakan Hujan

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Khusus untuk mendidik karakter peserta didik, guru harus berkarakter," ujar Wabup Sabar AS didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ali Yusri, Kepala BPBD Ricky Riswandi dan sederet pejabat lainnya.

Untuk mewujudkan guru berkarakter, ia berharap pelatihan-pelatihan guru tidak saja diarahkan pada penguatan kompetensi pedagogik dan profesional saja, tetapi harus memperkuat kompetensi kepribadian dan sosial.

Baca Juga : Wabup Pessel Resmikan Masjid Ar-Rahman Rawa Bubur Tapan

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Juga perlu bersinergi dengan Kesra dan Kemenag untuk merumuskan penguatan pendidikan karakter berbasis agama dan atau ABS-SBK, seperti optimalisasi pendidikan agama nonformal (TPQ, TQA, MDTA, MDTW, dll," ujar Sabar.

Mengatasi berbagai problematika dunia pendidikan di kabupaten itu, menurut Sabar perlu dilakukan identifikasi masalah pendidikan secara objektif dan menyeluruh guna menemukan solusinya. Selain itu, meningkatkan peran kepala sekolah dan stakeholder dengan bersama-sama untuk menemukan solusi yang tepat mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

"Jadi, program-program pendidikan ke depan tidak saja bersifat top down (atas ke bawah), tetapi ada yang bersifat buttom up (dari bawah ke atas), sehingga suara masyarakat mesti didengar," pungkasnya.

Ke depan, kata dia, pendidikan di daerah itu harus fokus pada peningkatan mutu. Dikatakan, kepala sekolah menjadi kunci utama, karena dia sebagai leader dan manajer di sekolah. Peningkatan profesi berkelanjutan guru pun harus tetap berjalan dan ditingkatkan, baik di sekolah maupun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Demikian pula supervisi pendidikan harus ditingkatkan kualitasnya, peran pengawas sekolah harus memenuhi standar.

"Peningkatan mutu pendidikan formal juga harus melibatkan masyarakat. Sinergisitas harus dibangun, termasuk pemberdayaan Perguruan Tinggi, ulama, ninik mamak, para tokoh adat, ormas, serta DUDI (dunia usaha dan industri)," tutur Sabar. (*)

Reporter : Yudi Lubis | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]