Pembangunan IPAL Domestik Upaya Mewujudkan Lingkungan yang Bersih


Rabu, 03 Maret 2021 - 22:28:20 WIB
Pembangunan IPAL Domestik Upaya Mewujudkan Lingkungan yang Bersih Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan MR Karliansyah.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan MR Karliansyah mengatakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik adalah bentuk upaya mewujudkan lingkungan yang baik dan bersih di Indonesia.

Saat ini indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) melebihi target yakni mencapai 70,20. Tapi sampai saat ini, indeks kualitas air capaiannya masih sangat sedikit, yakni mencapai 53 yang semestinya harus diatas 55.

Baca Juga : Bakti Sosial Digelar Satlantas Polres Siak pada Enam Lokasi

"Salah satu penyebabnya adalah karena limbah rumah tangga belum terolah dengan sempurna. Hal ini membuat Kementerian LHK membangun IPAL," sebut Karliansyah dalam rilisnya diterima Harianhaluan.com, Rabu (3/3/2021).

Karliansyah meresmikan IPAL Domestik di Desa Pesanggrahan, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Rabu (3/3/2021). Peresmian ini dihadiri pejabat daerah setempat. Dia menyebut kalau pembangunan IPAL di Kota Batu sebagai pembangunan yang terbaik di Indonesia.

Baca Juga : Mayat Membusuk, NTT Butuh Penanggulang Penyakit

Pembangunan didisain dengan model yang luar biasa, karena dibangun di lahan permukiman penduduk sempit, tidak punya lahan, tapi memanfaatkan areal yang ada.

Pembangunan IPAL dilaksanakan dengan konsep padat karya, yang seluruh pengerjaan pembangunan IPAL dilakukan oleh tenaga kerja dari warga setempat, dengan pendampingan dari KLHK, IPAL Komunal yang dibangun terdiri dari bak penyaring, bak pengendap, bak anaerobik baffled reactor, dan bak aerobik filter.

Baca Juga : Paket Sembako Dibagikan Lanal Ranai untuk Warga Teluk Buton

Kapasitas IPAL terpasang untuk 60 KK atau 24 m3 air limbah rumah tangga per hari. Saat ini IPAL tersebut baru mengolah air limbah rumah tangga dari 55 KK atau 220 jiwa. Kapasitas ini masih dapat dioptimalkan, sehingga mencapai kapasitas IPAL terpasang.

Karliansyah juga mengungungapkan, kinerja IPAL Komunal tersebut memiliki efesiensi penurunan beban pencemar sekitar 90%, artinya dapat menurunkan beban pencemar BOD yang dikontribusikan ke lingkungan dari 2,9 ton BOD per tahun menjadi sekitar 0,6 ton BOD per tahun. (*)

Baca Juga : Asap Hitam Pabrik Milik BIM Diduga Cemari Udara

Reporter : Syafril Amir | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]